Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Pemkot Palu Ajak Warga Maknai Muharram sebagai Momentum Hijrah

4
×

Pemkot Palu Ajak Warga Maknai Muharram sebagai Momentum Hijrah

Sebarkan artikel ini

Palu – Pemerintah Kota Palu mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam aspek spiritual, sosial, maupun moral.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Palu melalui Staf Ahli Bidang Infrastruktur dan Lingkungan, Moh. Fahri, S.E., M.Si., saat menghadiri Peringatan 1–10 Muharram 1448 Hijriah dan Haul ke-VII Guru Utama Perguruan Nur Yaqin, Senin 15/6/26, di lingkungan Yayasan Perguruan Nur Yaqin.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakannya, Fahri menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Perguruan Nur Yaqin yang terus konsisten menggelar kegiatan keagamaan sebagai upaya memperkuat nilai nilai Islam di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mengenang jasa para pendahulu, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah, memperdalam nilai nilai keagamaan, serta menumbuhkan kecintaan kepada para ulama yang telah mendedikasikan hidupnya untuk dakwah dan pendidikan umat,” katanya.

Menurutnya, Muharram merupakan bulan yang dimuliakan dalam Islam dan menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi serta memperbaiki kualitas diri.

“Makna hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi perubahan menuju kebaikan, kemajuan, dan keberkahan. Nilai nilai hijrah inilah yang perlu kita aktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” lanjutnya.

Selain memperingati Tahun Baru Islam, kegiatan tersebut juga menjadi momen mengenang tujuh tahun wafatnya Guru Utama Perguruan Nur Yaqin yang dikenal berjasa dalam pembinaan akhlak, pendidikan agama, dan dakwah kepada generasi muda.

Pemerintah Kota Palu menilai warisan ilmu, keteladanan, dan nilai nilai kebaikan yang ditinggalkan almarhum masih terus dirasakan manfaatnya hingga saat ini.

Fahri menegaskan, Pemkot Palu akan terus mendukung kegiatan keagamaan yang berkontribusi pada pembinaan umat dan pembangunan karakter masyarakat.

“Pemerintah meyakini bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kualitas spiritual dan moral masyarakatnya,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, keluarga besar Perguruan Nur Yaqin, serta warga sekitar. Acara ditutup dengan doa bersama untuk almarhum Guru Utama Perguruan Nur Yaqin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *