Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Petani Milenial Kawatuna Tanam 6.000 Bibit Tomat, Wawali Beri Apresiasi

14
×

Petani Milenial Kawatuna Tanam 6.000 Bibit Tomat, Wawali Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini

Palu – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, bersama jajaran Pemerintah Kota Palu melakukan penanaman simbolis 6.000 bibit tomat di Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Senin 27/7/26.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Palu MAPAN (Mandiri, Adaptif, dan Stabilitas Pangan) atau Gerakan Kelurahan Menanam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lurah Kawatuna, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta sejumlah pihak terkait.

Program ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Kota Palu. Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota mengapresiasi semangat para petani yang berhasil mengubah lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif.

“Hari ini saya berada di Kawatuna bersama Pak Lurah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, para penyuluh, serta ibu ibu dan para petani di sini. Ini luar biasa, apalagi petaninya didominasi kalangan milenial yang sedang mengelola lahan tidur di wilayah Kelurahan Kawatuna,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia menjelaskan, keberhasilan pemanfaatan lahan tersebut juga didukung pemilik lahan yang memberikan izin untuk ditanami berbagai komoditas hortikultura.

“Alhamdulillah, pemilik lahan mengizinkan untuk ditanami beberapa jenis tanaman, seperti tomat dan cabai. Khusus tomat, luas lahannya sekitar setengah hektare dengan kurang lebih 6.000 pohon yang ditanam hari ini,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota berharap hasil panen dalam beberapa bulan ke depan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Insyaallah ini akan berdampak baik bagi petani maupun masyarakat sekitar. Bagi kami Pemerintah Kota Palu, Program Palu MAPAN atau Kelurahan Menanam ini terus berjalan dengan baik. Kita lihat hasil panennya dua bulan dari sekarang. Insyaallah, melalui upaya seperti ini inflasi di Kota Palu dapat terus terjaga dengan baik,” tambahnya.

Melalui Program Palu MAPAN, Pemerintah Kota Palu terus mendorong pemanfaatan lahan yang belum produktif menjadi sentra pertanian. Selain meningkatkan produksi pangan lokal, program ini juga menjadi salah satu strategi pengendalian inflasi dengan menjaga ketersediaan komoditas strategis, khususnya tomat dan cabai, sepanjang tahun. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *