Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Akbar Supratman Resmikan Masjid Kartini Al-Husein di Sigi

13
×

Akbar Supratman Resmikan Masjid Kartini Al-Husein di Sigi

Sebarkan artikel ini

Sigi – Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman meresmikan Masjid Kartini Al-Husein di Desa Kalora, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, Senin 27/7/26. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang turut disaksikan Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu Rahmad Mustafa yang mewakili Wali Kota Palu, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Masjid Kartini Al-Husein dibangun atas inisiatif Idayanti Pandan Supratman, ibunda Akbar Supratman, sebagai kontribusi bagi masyarakat sekaligus mendukung syiar Islam di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Akbar berharap keberadaan masjid itu menjadi amal jariyah yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga masjid ini menjadi amal jariyah yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi ladang pahala bagi almarhum kakek dan nenek kami,” ujar Akbar.

Pada kesempatan itu, Akbar juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan main hakim sendiri. Ia menyinggung kasus dugaan pencurian ayam di Bali yang berujung pada meninggalnya terduga pelaku akibat aksi massa.

“Kita baru saja melihat sejumlah kasus, salah satunya di Bali. Ada anak yang menangisi ayahnya karena kasus pencurian, kemudian masyarakat mengambil langkah untuk menghakimi sendiri hingga meninggal dunia,” ungkapnya.

Menurut Akbar, peristiwa tersebut menjadi pengingat agar setiap persoalan diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku. Ia pun mengimbau masyarakat bersama aparat penegak hukum terus memberikan edukasi mengenai pentingnya menghormati proses hukum dan menjaga kerukunan.

“Apalagi kita adalah negara hukum. Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Akbar.

Kehadiran Pemerintah Kota Palu dalam peresmian tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan sarana ibadah yang diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan ukhuwah, kebersamaan, dan kehidupan sosial masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *