Palu – Aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Palu ikut terdorong melalui pemanfaatan ruang publik. Salah satunya terlihat dari pelaksanaan Car Free Night yang mencatat perputaran uang mencapai sekitar Rp2,2 miliar lebih selama empat malam.
Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, saat mewakili Wali Kota Palu dalam Gala Dinner The 4th Tadulako International Conference on Economics and Business (TICEB) 2026 di Aula Taipa Beach, Selasa 6/10/26.
Rahmad mengatakan, pemerintah terus membuka ruang ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kalau kita lihat, banyak titik yang dibuka oleh Pemerintah Kota Palu untuk UMKM bisa berjualan. Ini merupakan bagian dari upaya kita membuka ruang-ruang ekonomi mikro di Kota Palu,” jelasnya.
Menurut Rahmad, capaian perputaran uang selama Car Free Night menunjukkan bahwa ruang publik yang dikelola dengan baik dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Palu saat ini berada di atas rata-rata nasional. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Palu berada di atas rata-rata nasional. Tentu ini bukan hanya karena apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Palu, tetapi juga karena adanya kolaborasi antara Pemerintah Kota Palu dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako serta berbagai pihak lainnya,” tutur Rahmad.
Gala Dinner tersebut menjadi bagian dari rangkaian TICEB 2026 yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, perbankan, pemerintah, dan pemangku kepentingan dari berbagai sektor.
Rahmad menegaskan Pemkot Palu akan terus mendukung kegiatan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam pembangunan daerah.
“Semua kegiatan pasti akan kami support, karena Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako sangat mendukung program-program Pemerintah Kota Palu. Kita berharap kolaborasi ini akan terus kita lakukan,” kata Rahmad.
Ia berharap TICEB menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperluas jejaring dalam menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan global.
“Atas nama Pemerintah Kota Palu, kami merasa bahagia dapat berpartisipasi dan berkolaborasi bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako,” ujarnya. (*)
















