Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Lere

33
×

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Lere

Sebarkan artikel ini

Palu – Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di pesisir Pantai Jalan Cumi-Cumi, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kamis 6/8/26 pagi. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tanpa busana dan telah mengalami pembusukan. Hingga kini, identitas maupun penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan.

Penemuan itu berawal sekitar pukul 08.55 Wita ketika Bripka Ervan, anggota Polri yang melintas di kawasan tersebut, melihat kerumunan warga di tepi pantai. Setelah mendekati lokasi, ia mendapati jenazah perempuan yang telah ditutupi spanduk oleh warga.

Berdasarkan keterangan seorang sopir truk yang pertama kali menemukan korban, awalnya ia melihat dua ekor buaya mencabik sesuatu di bibir pantai. Setelah diperiksa lebih dekat, benda tersebut ternyata merupakan tubuh seorang perempuan. Sopir kemudian mengusir kedua buaya dengan melempar batu dan meminta bantuan warga untuk menghubungi pihak kepolisian.

Saat ditemukan, jenazah mengapung tanpa pakaian dengan kondisi bagian perut sudah terurai.

Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Palu Barat Iptu Irfan Muzakar, S.A.P., mengatakan pihaknya bersama personel tiba di lokasi sekitar pukul 09.05 Wita untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan meminta warga menjauh dari area penemuan. Polsek Palu Barat kemudian berkoordinasi dengan Unit Inafis Polresta Palu.

Sekitar pukul 09.30 Wita, Tim Dokes Polda Sulawesi Tengah bersama Unit Inafis Polresta Palu melakukan olah TKP. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara pada pukul 09.50 Wita guna proses identifikasi.

Polisi juga telah memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Palu. Hingga proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *