Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

SPN Polda Sulteng Perkuat Pendidikan Polri dengan Kurikulum OBE

11
×

SPN Polda Sulteng Perkuat Pendidikan Polri dengan Kurikulum OBE

Sebarkan artikel ini

Palu – Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tengah terus memperkuat kualitas pendidikan calon anggota Polri melalui penerapan kurikulum Outcome Based Education (OBE). Transformasi tersebut dipaparkan Kepala SPN Polda Sulteng, Kombes Pol Seminar Sebayang, saat menjadi narasumber Podcast Presisi Polda Sulteng, Kamis 6/8/26.

Didampingi Danki Pengasuh IPTU Hariyanto, Kombes Seminar Sebayang menjelaskan bahwa kurikulum OBE dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan organisasi sekaligus memenuhi harapan masyarakat.

“Kurikulum OBE ini berorientasi pada Outcome, yaitu menghasilkan Bintara Polri yang profesional sebagai pelaksana tugas-tugas kepolisian yang berkarakter kebhayangkaraan, menjunjung tinggi HAM, demokratis dan humanis, yang kelak akan bertugas di SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), ujarnya.

Peraih Hoegeng Awards 2025 kategori Polisi Berintegritas itu menegaskan profesionalisme harus dibangun seiring dengan integritas. Karena itu, penerapan OBE diperkuat melalui sistem Learning Management System (LMS) sebagai instrumen pengawasan proses belajar.

“Jadi, penerapan kurikulum OBE ada indikator dan matriks yang harus dipenuhi sebagai bentuk kontrol dari Lemdik Polri, jelasnya.

Selain pembelajaran berbasis kompetensi, SPN Polda Sulteng juga menerapkan konsep pembinaan Pendekar yang merupakan akronim dari PENyayang, DEdikasi, dan KARakter.

“Karakter kebhayangkaraan yang baik akan melahirkan pelayan masyarakat yang baik dan meningkatkan kepercayaan publik,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, proses belajar mengedepankan 30 persen teori dan 70 persen diskusi serta praktik. Peserta didik juga didorong memanfaatkan gadget dan laptop untuk memperluas referensi pembelajaran.

“Dalam proses diskusi mereka dituntut mencari literatur tambahan sehingga penggunaan gadget dan laptop menjadi bagian dari pembelajaran,” terangnya.

Sementara itu, IPTU Hariyanto menegaskan sistem pendidikan di SPN Polda Sulteng kini mengutamakan pendekatan humanis tanpa kekerasan maupun diskriminasi.

“Para gadik, instruktur dan pengasuh dibekali pelatihan khusus agar mampu mengoprasionalkan kurikulum OBE ini, serta dilakukan anev setiap minggu,” ungkapnya.

Di akhir podcast, Kombes Seminar Sebayang menegaskan komitmen SPN Polda Sulteng untuk melahirkan personel Polri yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen mencetak SDM Polri yang unggul, profesional, berintegritas, bebas kekerasan dan pungli, sehingga lulusan kurikulum OBE benar-benar siap mengabdi kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *