Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Setahun di Senayan, Longki Djanggola Telah Kunjungi 13 Kabupaten/Kota di Sulteng

73
×

Setahun di Senayan, Longki Djanggola Telah Kunjungi 13 Kabupaten/Kota di Sulteng

Sebarkan artikel ini

Palu – Genap satu tahun mengemban amanah sebagai Anggota DPR RI, Longki Djanggola menegaskan komitmennya untuk tetap dekat dengan masyarakat Sulawesi Tengah. Politisi Partai Gerindra yang bertugas di Komisi II sekaligus Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI itu menyebut telah menjangkau seluruh 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah melalui agenda reses dan kunjungan kerja daerah pemilihan.

“Alhamdulillah, dalam satu tahun ini saya telah mendatangi seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Saya ingin mendengarkan langsung curhatan masyarakat dan melihat kondisi riil di lapangan. Reses ini adalah tugas konstitusional anggota DPR RI yang wajib kami laksanakan,” ujar Longki dalam keterangannya, Senin 29/12.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Longki menekankan bahwa kegiatan reses menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Beragam persoalan mengemuka dalam setiap pertemuan, mulai dari urusan pemerintahan daerah, pertanahan, reformasi birokrasi, hingga pelayanan publik dan otonomi daerah.

Berbekal pengalaman dua periode menjabat Gubernur Sulawesi Tengah (2011–2021), Longki mengaku memahami betul karakter dan kebutuhan daerah. Ia menilai banyak aspirasi masyarakat yang selaras dengan lingkup kerja Komisi II DPR RI, khususnya bidang pemerintahan dalam negeri, pemilu, pertanahan, dan aparatur sipil negara.

“Karena saya pernah memimpin daerah ini selama dua periode, saya tahu betul persoalan-persoalan mendasar yang masih dihadapi. Tugas saya sekarang adalah memastikan suara daerah ini sampai dan diperjuangkan di tingkat nasional,” katanya.

Selain menyerap aspirasi, Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah ini juga aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait fungsi dan peran DPR RI. Menurutnya, peningkatan literasi publik tentang kerja legislatif penting untuk membangun hubungan yang sehat antara wakil rakyat dan konstituen.

Seluruh hasil reses, lanjut Longki, telah dirangkum dan disampaikan dalam forum resmi DPR RI sebagai bahan pertimbangan kebijakan dan legislasi nasional. Ia pun berkomitmen menjaga komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Berkantor di Senayan bukan berarti meninggalkan daerah. Justru dari Senayan, saya ingin membawa kepentingan Sulawesi Tengah agar mendapat perhatian yang semestinya,” tegas Longki. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *