Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Polresta Palu Catat Peningkatan Kegiatan di Operasi Keselamatan Tinombala 2026

53
×

Polresta Palu Catat Peningkatan Kegiatan di Operasi Keselamatan Tinombala 2026

Sebarkan artikel ini

PALU – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala tahun 2026 di wilayah hukum Polresta Palu menunjukkan peningkatan signifikan pada aktivitas sosialisasi serta patroli lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, peningkatan intensitas kegiatan tersebut belum diikuti dengan penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara optimal.

Data menunjukkan, pada Operasi Keselamatan Tinombala 2025, kegiatan sosialisasi keselamatan lalu lintas tercatat sebanyak 1.424 kali, disertai 3.669 teguran kepada pengguna jalan tanpa adanya penilangan. Sementara itu, kegiatan pengaturan, penjagaan, dan patroli dilaksanakan sebanyak 1.424 kali.

Pada periode tersebut, hanya terjadi satu kasus kecelakaan lalu lintas dengan rincian nihil korban meninggal dunia, satu luka berat, tanpa luka ringan, serta kerugian material sekitar Rp1 juta.

Memasuki Operasi Keselamatan Tinombala 2026, aktivitas lapangan mengalami peningkatan. Sosialisasi keselamatan naik menjadi 1.731 kali dengan 3.384 teguran, dan kembali tidak dilakukan penilangan. Jumlah kegiatan pengaturan, penjagaan, serta patroli juga bertambah menjadi 1.462 kegiatan.

Namun, pada periode ini tercatat 11 kejadian kecelakaan lalu lintas, dengan rincian nihil korban meninggal dunia, empat luka berat, 11 luka ringan, serta kerugian material mencapai Rp10,7 juta.
Kasatlantas Polresta Palu, AKP Atmaji Sugeng Wibowo, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Tinombala lebih menitikberatkan pada pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.

“Kami fokus pada sosialisasi dan pembinaan agar masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama, bukan semata urusan penindakan,” ujarnya.

Terkait meningkatnya angka kecelakaan pada 2026, AKP Atmaji menyebut hal tersebut menjadi bahan evaluasi penting.

“Lonjakan laka lantas ini menjadi perhatian serius. Ke depan, kami akan memperkuat edukasi, patroli, serta keterlibatan masyarakat agar angka kecelakaan dapat ditekan secara nyata,” tegasnya.

Melalui Operasi Keselamatan Tinombala, Polresta Palu berharap tidak hanya terjadi peningkatan kegiatan di lapangan, tetapi juga terbentuk budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan demi keselamatan seluruh pengguna jalan di Kota Palu. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *