Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Gubernur Sulteng Retret Kepala Dinas di Masjid Raya, Padukan Kepemimpinan dan Spiritualitas

68
×

Gubernur Sulteng Retret Kepala Dinas di Masjid Raya, Padukan Kepemimpinan dan Spiritualitas

Sebarkan artikel ini

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid kembali menghadirkan terobosan dalam tata kelola pemerintahan. Pada Jumat 30/1/26, ia menginisiasi retret bagi seluruh Kepala Dinas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Masjid Raya Baitul Khairaat, Palu.

Langkah ini menempatkan Anwar Hafid sebagai satu satunya gubernur di Indonesia yang menyelenggarakan retret pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di rumah ibadah, dengan menitikberatkan pembinaan spiritual dan moral sebagai fondasi kepemimpinan.

Retret yang berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Januari hingga 1 Februari 2026 tersebut, dipusatkan di Masjid Raya Baitul Khairaat dan dibimbing langsung oleh Jamaah Tabligh.

“Jadi mulai hari ini hari Jumat, kami melakukan retret bagi setiap Kepala Dinas di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah dan tempatnya itu di Masjid,” kata Anwar Hafid.

Ia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya membangun kepemimpinan yang bersih, amanah, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Saya ingin para kepala dinas memulai tugas dengan hati yang bersih, niat yang lurus, dan kesadaran bahwa jabatan adalah amanah, bukan sekadar kekuasaan,” ujarnya.

Menurut Anwar Hafid, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknokratis, tetapi juga oleh kekuatan moral dan spiritual para pemimpinnya.

Selama retret, para kepala dinas mengikuti ibadah berjamaah, kajian keislaman, tausiyah, serta diskusi reflektif mengenai makna kepemimpinan dan tanggung jawab publik.

“Kalau pemimpinnya takut kepada Tuhan, insya Allah kebijakannya akan berpihak kepada rakyat, bukan pada kepentingan pribadi,” tegasnya.

Terkait pemilihan lokasi, Anwar Hafid menyebut masjid dipilih selain karena efisiensi anggaran, juga karena nilai keberkahan yang dihadirkan.

“Kenapa saya pilih Masjid, karena selain ada efisiensi Masjid bisa lebih berkah. Jadi berkahnya juga dapat,” tuturnya.

Sejumlah kepala dinas mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman bermakna. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Tengah, Muchsin Husain Pakaya, menyebut retret di masjid menghadirkan suasana kebersamaan yang kuat.

“Kalau di luar mungkin terbatas fasilitasnya, kalau di Masjid ini kan luar biasa dan juga lebih menyatukan kita semua, di sini tidak ada yang membawa jabatan, semua sama,” ungkap Muchsin.

Melalui kegiatan ini, Anwar Hafid kembali menegaskan gaya kepemimpinannya yang humanis, religius, dan berintegritas, sekaligus menunjukkan keberanian keluar dari pola konvensional demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *