Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Anwar Hafid: Makmurkan Masjid Kunci Daerah Aman dan Berkah

50
×

Anwar Hafid: Makmurkan Masjid Kunci Daerah Aman dan Berkah

Sebarkan artikel ini

DONGGALA – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat karakter generasi muda berbasis nilai keagamaan kembali ditegaskan melalui peluncuran Gerakan Siswa Cinta Masjid Kabupaten Donggala.

Program ini secara resmi dilaunching Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid di Masjid Raya Donggala, Senin 16/2/26, yang dirangkaikan dengan Salat Subuh berjamaah.

Peluncuran tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Berani Berkah dan dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Lamadjido, Ketua TP PKK Provinsi Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi, jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para siswa dan orang tua.

Kegiatan Subuh Berkah yang diisi dengan zikir, doa, dan peluncuran gerakan menjadi simbol penguatan peran masjid sebagai pusat pembinaan karakter. Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya salat Subuh sebagai awal kehidupan setiap hari dan fondasi pembentukan pribadi yang baik.

“Salat Subuh adalah permulaan kehidupan kita. Kalau kita memulai hari dengan kebaikan, insya Allah sepanjang hari kita akan bersama kebaikan,” ujar Anwar Hafid.

Ia menekankan bahwa kemajuan daerah, keamanan, dan keberkahan hidup tidak terlepas dari upaya memakmurkan masjid. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan moral, spiritual, dan sosial masyarakat.

“Kalau kita ingin daerah ini maju, aman, dan berkah, kuncinya cuma satu, makmurkan masjid. Masjid yang hidup akan melahirkan masyarakat yang berakhlak,” tegasnya.

Menjelang Ramadan, Gubernur juga mengajak masyarakat menjadikan masjid dan Al-Qur’an sebagai pusat aktivitas ibadah, seraya mengingatkan bahwa kemuliaan Ramadan terletak pada turunnya Al-Qur’an.

Sementara itu, Wakil Bupati Donggala Taufik Muhammad Burhan, mewakili Bupati Donggala, menyampaikan apresiasi atas peluncuran gerakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Gerakan Siswa Cinta Masjid telah dilaksanakan serentak di 16 kecamatan, mencakup 149 desa dan 9 kelurahan, dengan camat, kepala desa, lurah, dan kepala sekolah memimpin langsung kegiatan di wilayah masing masing.

“Gerakan Siswa Cinta Masjid ini kami laksanakan serentak di 16 kecamatan, mencakup 149 desa dan 9 kelurahan. Camat, kepala desa, lurah, dan kepala sekolah memimpin langsung kegiatan ini di wilayah masing-masing,” jelas Taufik.

Dukungan juga disampaikan Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi. Ia menilai Gerakan Subuh Berkah dan Siswa Cinta Masjid sebagai strategi efektif membangun keamanan berbasis kesadaran masyarakat serta benteng moral dalam mencegah narkoba dan kejahatan lainnya.

“Tanpa dikomando, masyarakat sudah ikut menjaga keamanan lingkungan melalui Subuh Berkah. Ini luar biasa, karena masjid menjadi pusat pembinaan moral dan sosial,” kata Kapolda.

Peluncuran Gerakan Siswa Cinta Masjid Kabupaten Donggala menegaskan sinergi kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak, dan berdaya saing demi Sulawesi Tengah yang aman dan berkah. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *