Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaKriminal

Kasat Reskrim: Identitas Pelaku Pembunuhan di Duyu Sudah Dikantongi

4
×

Kasat Reskrim: Identitas Pelaku Pembunuhan di Duyu Sudah Dikantongi

Sebarkan artikel ini

Palu – Kepolisian telah mengidentifikasi terduga pelaku pembunuhan terhadap satu keluarga di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Saat ini, aparat masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui berinisial AK.

Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail, mengatakan identitas terduga pelaku sudah dikantongi penyidik. Namun, hingga Senin 27/7/26, pelaku belum berhasil diamankan.

“Untuk identitas terduga pelaku sudah diketahui, namun sampai saat ini personel masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Ismail.

Ia menjelaskan, terduga pelaku tidak memiliki hubungan keluarga dengan korban bernama Jamil. Keduanya hanya berasal dari kampung yang sama dan bekerja sebagai karyawan di tempat pemotongan ayam.

“Untuk hubungan keluarga tidak ada, tetapi satu kampung. Mereka sesama karyawan di tempat pemotongan ayam di lokasi itu,” ujarnya.

Menurut Ismail, beberapa jam sebelum kejadian, korban bersama pemilik usaha pemotongan ayam sempat mendatangi rumah terduga pelaku untuk mengambil sepeda motor. Hingga kini, motif pembunuhan masih belum diketahui karena pelaku masih dalam pelarian.

“Sore sebelum kejadian, korban bersama dengan bosnya yang punya pemotongan ayam itu pergi mengambil motor di rumah terduga pelaku. Modusnya belum diketahui karena pelaku belum tertangkap,” tuturnya.

Rumah yang menjadi lokasi kejadian dihuni oleh korban, istrinya Nurhanisa, dan anak mereka yang berusia dua tahun. Saat ini, istri korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

Sementara itu, untuk korban anak yang meninggal dunia, AKP Ismail mengungkapkan dugaan sementara korban meninggal karena ditindih menggunakan bantal, mengingat tidak ditemukan luka tusuk pada tubuh korban. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *