Palu – Satreskrim Polresta Palu menjadwalkan pemeriksaan terhadap Manager My Kopi O Palu terkait tewasnya seorang karyawan yang ditemukan terjepit di area lift barang restoran di Jalan Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.
Humas Polresta Palu, Aiptu Kadek Aruna, membenarkan pemanggilan pihak manajemen My Kopi O untuk dimintai keterangan mengenai kecelakaan kerja yang terjadi pada Sabtu 5/9/26 pagi tersebut.
“Besok, Kamis 10 September 2026, pihak Manager Kopi O akan diperiksa. Kita ingin mengetahui secara jelas kondisi lift, prosedur penggunaannya, serta kronologi hingga korban ditemukan dalam kondisi terjepit,” kata Aiptu Kadek Aruna.
Menurut Kadek, pemeriksaan Manager My Kopi O menjadi bagian dari penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polresta Palu. Polisi masih mendalami penyebab dan rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Rizwan (22), warga Desa Tada, Kabupaten Parigi Moutong, yang selama ini tinggal di kawasan Tinggede. Ia meninggal setelah mengalami kecelakaan di area lift barang restoran.
Korban Sempat DitegurInsiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 Wita. Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun kepolisian, Rizwan sebelumnya sempat mendapat teguran dari rekan kerjanya agar tidak menggunakan lift barang karena diduga mengalami kerusakan.
Namun, Rizwan tetap menggunakan lift tersebut untuk menuju lantai tiga.Sekitar 20 menit kemudian, seorang karyawan bernama Garing Rondonuwu yang berada di lantai tiga terdengar berteriak. Rafiq (19) bersama sejumlah rekan kerja lainnya kemudian mendatangi lokasi.
Mereka menemukan Rizwan dalam kondisi terjepit di area tangga lift lantai tiga. Saat ditemukan, korban diketahui telah meninggal dunia.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu tiba sekitar pukul 08.35 Wita dan melakukan evakuasi terhadap korban.
Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans RS Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah sekitar pukul 11.00 Wita untuk menjalani proses pemulasaran.
Polisi Periksa Enam SaksiPenyidik Satreskrim Polresta Palu hingga kini telah meminta keterangan dari enam orang saksi, termasuk pemilik restoran My Kopi O.
Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami kondisi lift, kronologi kecelakaan, serta aspek keselamatan kerja yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut.
Pihak keluarga yang diwakili kakak dan tante korban telah menerima kejadian tersebut. Keluarga juga disebut menolak dilakukan visum et repertum maupun autopsi terhadap jenazah.
Meski demikian, polisi tetap melanjutkan penyelidikan guna memastikan penyebab serta rangkaian peristiwa yang mengakibatkan Rizwan meninggal dunia.
Dengan pemeriksaan terhadap Manager My Kopi O yang dijadwalkan Kamis 10/9/26, penyidik akan menggali keterangan dari pihak yang memiliki tanggung jawab terhadap operasional restoran, termasuk kondisi dan penggunaan lift barang.
Setelah proses pemulasaran selesai, jenazah Rizwan diberangkatkan menggunakan ambulans menuju Desa Tada, Kabupaten Parigi Moutong, sekitar pukul 14.00 Wita untuk dimakamkan pihak keluarga.
Hingga berita ini diterbitkan, Manager My Kopi O Palu belum memberikan keterangan kepada media terkait insiden tersebut. (*)
















