Donggala – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Irjen Pol Dr Endi Sutendi kembali turun langsung meninjau sejumlah titik terdampak banjir di Kabupaten Donggala, Selasa 13/1/26.
Peninjauan ini dilakukan bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah, Ny Ida Endi Sutendi.Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Polda Sulawesi Tengah dalam memastikan proses penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Selain memantau kondisi masyarakat terdampak, Kapolda beserta rombongan meninjau pembangunan jembatan sementara yang sempat terputus akibat banjir, sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga.
Adapun lokasi peninjauan meliputi Desa Labuan Kungguma, Desa Wani II, serta Posko Kesehatan bagi korban banjir.
Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari respon cepat dan berkelanjutan Polda Sulteng dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
“Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses penanganan dampak banjir berjalan dengan baik, mulai dari pemulihan infrastruktur, bantuan kemanusiaan, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak,” ujar Kabid Humas.
Ia menjelaskan, Kapolda meninjau langsung progres pembangunan jembatan sementara di Desa Labuan Kungguma yang menjadi akses vital mobilitas warga setelah sebelumnya terputus akibat banjir.
Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada warga yang rumahnya hanyut atau mengalami kerusakan berat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemulihan awal.Tak hanya itu, sebanyak 500 paket sembako diserahkan kepada 500 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir guna membantu pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana.
Polda Sulteng juga menyediakan konsumsi bagi personel TNI, Polri, BPBD, serta relawan yang terlibat dalam pembersihan material banjir di kawasan pemukiman warga.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut meninjau layanan kesehatan yang diberikan oleh Biddokkes Polda Sulteng di posko kesehatan, meliputi pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis dasar bagi masyarakat.
“Kami juga melakukan pemantauan terhadap kebutuhan lanjutan masyarakat, seperti logistik tambahan, layanan kesehatan lanjutan, serta percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir,” tambah Kabid Humas.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penanganan bencana dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, serta unsur terkait lainnya agar berjalan terpadu dan efektif.
“Kami berharap masyarakat yang terdampak banjir tetap kuat dan bersabar. Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus hadir dan berupaya maksimal membantu pemulihan hingga kondisi kembali normal,” pungkasnya.
















