Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Wagub Reny Tegaskan Tolak Monopoli, Ajak Konsultan Berbagi dan Bangun Iklim Usaha Sehat

52
×

Wagub Reny Tegaskan Tolak Monopoli, Ajak Konsultan Berbagi dan Bangun Iklim Usaha Sehat

Sebarkan artikel ini

PALU – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. menegaskan agar praktik monopoli proyek di kalangan pelaku usaha konsultan tidak lagi terjadi. Ia mendorong terbangunnya semangat berbagi dan kolaborasi antarkonsultan demi pemerataan ekonomi serta terciptanya iklim usaha yang sehat.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-11 Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Hotel Gran Sya, Palu, Kamis 12/2/26.

“Harus berbagi ke teman-teman konsultan lain supaya bisa sama-sama hidup dan sejahtera,” tegasnya, seraya menegaskan sikap tidak mentolerir praktik monopoli dalam dunia usaha jasa konsultan.

Selain itu, Wagub Reny mengingatkan pentingnya seluruh konsultan bekerja sesuai koridor hukum dan kaidah teknis yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi kunci untuk menghindari persoalan hukum akibat kelalaian administrasi.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendorong lahirnya regulasi daerah yang dapat melindungi dan mengakomodasi konsultan lokal. Kebijakan ini diharapkan menjadi bentuk proteksi sekaligus stimulus agar konsultan daerah tidak terpinggirkan oleh pelaku usaha dari luar. “Mari kita bersinergi dengan Pemda secara profesional,” ajaknya.

Ketua INKINDO Sulawesi Tengah Ir. Saiful Pagesa, S.Hut. mengungkapkan bahwa mayoritas anggota INKINDO Sulteng masih berkualifikasi kecil, sementara banyak paket pekerjaan dari pemerintah pusat maupun daerah mensyaratkan kualifikasi besar. Kondisi tersebut membuat konsultan lokal kerap terkendala sejak tahap administrasi.

“Sempit sekali ruang yang tersisa bagi konsultan lokal untuk berpartisipasi,” ungkapnya, seraya berharap adanya keberpihakan pemerintah daerah.

Senada dengan itu, Ketua Umum INKINDO Ir. Erie Heryadi, M.H. menyarankan agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama INKINDO meniru langkah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah memiliki regulasi daerah untuk melindungi konsultan lokal.

“Kami mohon bantuan Ibu Wagub agar anggota INKINDO bisa terus berkarya dengan baik,” ujarnya.

Pembukaan Musprov ke-11 INKINDO Sulteng ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur. Agenda utama musyawarah ini adalah pemilihan Ketua DPP INKINDO Sulawesi Tengah untuk masa bakti selanjutnya. Acara tersebut turut dihadiri perwakilan INKINDO dari Sulawesi Selatan, Papua, dan Jawa Timur, serta mitra usaha, pimpinan OPD, dan undangan terkait. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *