Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

PSI Sulteng Siapkan Pergantian Ketua DPW, Safiya Basir Fokus Konsolidasi hingga 2029

8
×

PSI Sulteng Siapkan Pergantian Ketua DPW, Safiya Basir Fokus Konsolidasi hingga 2029

Sebarkan artikel ini
oplus_0

Palu – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah bersiap melakukan perubahan struktur kepengurusan, termasuk pergantian posisi ketua DPW. Proses tersebut masih menunggu diterbitkannya Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI.

Hal itu disampaikan Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Agus Lama Karate, dalam konferensi pers dan silaturahmi bersama awak media pada Selasa 28/9/26. Agus menyebut pergantian struktur merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tidak semata-mata berkaitan dengan jabatan.

“Dalam waktu dekat ini ada rencana pergeseran pengurus di DPW, pergeseran struktur dan insyaallah dalam waktu tidak terlalu lama SK-nya akan turun,” ujar Agus.

Dalam kesempatan tersebut, Agus memperkenalkan Safiya Basir sebagai calon ketua baru DPW PSI Sulawesi Tengah. Ia menyatakan mendukung kepemimpinan baru dengan harapan mampu mempercepat konsolidasi dan membesarkan PSI di Sulawesi Tengah.

Menurut Agus, PSI saat ini juga tengah mempersiapkan diri menghadapi tahapan verifikasi partai pada 2027 serta Pemilu 2029. Konsolidasi disebut terus dilakukan di 13 kabupaten/kota, termasuk pembentukan struktur hingga tingkat daerah.

Sementara itu, Safiya Basir mengatakan pekerjaan pertama yang akan dilakukan setelah SK kepengurusan baru diterbitkan adalah mengevaluasi kondisi organisasi di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

“Yang pertama rapat evaluasi dulu, mengevaluasi dari 12 kabupaten satu kota, melihat progres DPD di Sulawesi Tengah, seperti progres rekrutmen pengurus. Itu kemudian menjadi dasar-dasar kerja saya berikutnya,” kata Safiya.

Safiya menargetkan, pada awal tahun depan struktur PSI di Sulawesi Tengah dapat dirampungkan hingga 100 persen, termasuk sampai tingkat ranting. Setelah itu, partai akan mulai mempersiapkan proses pencalegan secara dini.

Ia juga menegaskan, konsolidasi tidak hanya diarahkan untuk memenuhi persyaratan verifikasi partai. PSI, kata dia, ingin membangun struktur dan merekrut kader yang dapat menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

“Kami sangat optimis, insyaallah PSI akan lolos verifikasi faktual. Yang kedua, merampungkan struktur untuk persiapan memanaskan mesin partai dan memenangkan Pemilu 2029,” ujar Safiya.

Saat ini, Agus menyebut kepengurusan PSI di 13 kabupaten/kota telah terbentuk dan mendapatkan SK. Sementara itu, tujuh daerah disebut telah memenuhi persyaratan untuk melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda).

Tiga daerah, yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala, telah melaksanakan Rakorda. Selanjutnya, PSI Sulteng menyiapkan Rakorda di Buol, Poso, Tojo Una-Una, dan Banggai.

Pergantian kepengurusan tersebut akan resmi berlaku setelah SK dari DPP PSI diterbitkan. Dengan terbitnya SK, kepengurusan baru akan memiliki dasar administratif untuk menjalankan konsolidasi organisasi dan menyiapkan partai menghadapi agenda politik 2027 hingga Pemilu 2029. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *