Palu – Pemerintah Kota Palu memperkuat upaya pemerataan kualitas pendidikan di seluruh sekolah agar layanan pendidikan dapat diakses secara lebih adil oleh masyarakat.
Hal itu disampaikan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat menerima audiensi jajaran Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Selasa 15/9/26.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan pendidikan sekaligus penguatan sinergi antara BPMP Sulawesi Tengah dan Pemkot Palu.
Kepala BPMP Sulawesi Tengah Muhammad Anis mengatakan audiensi itu merupakan pertemuan perdananya dengan Wali Kota Palu sejak mendapat penugasan di Sulawesi Tengah.
“Sejak kami ditugaskan di Palu ini, belum pernah sekalipun beraudiensi dengan Bapak Wali Kota Palu. Sehingga pada kesempatan ini menjadi momen yang sangat berharga bagi kami,” ujar Muhammad Anis.
Ia menyebut Palu memiliki posisi strategis dalam perkembangan pendidikan di Sulawesi Tengah.
“Kota Palu selaku barometer pendidikan di Sulawesi Tengah menjadi cermin pendidikan kita. Capaian-capaian yang diperoleh Palu tentunya turut mewakili Sulawesi Tengah. Hanya saja, ada beberapa perkembangan terkini yang perlu menjadi perhatian bersama,” jelasnya.
BPMP juga membahas rencana pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi untuk memperkuat kesinambungan pendidikan dari jenjang dasar hingga menengah.
Hadianto mengatakan Pemkot Palu memberi perhatian terhadap kesenjangan mutu antarsekolah. Menurutnya, sekolah yang sudah berkualitas harus diikuti peningkatan mutu sekolah lainnya.
“Ketika anak-anak keluar dari SD menjadi permasalahan saat masuk SMP, begitu juga ketika lulus SMP dan ingin masuk ke sekolah yang dianggap bagus. Makanya program kita di Kota Palu adalah percepatan persamaan kualitas sekolah,” kata wali kota.
Pemkot Palu menargetkan peningkatan kualitas dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tenaga pendidik, pembelajaran hingga sarana dan prasarana, dengan dukungan kolaborasi bersama BPMP Sulawesi Tengah. (*)
















