Touna – Dukungan TNI terhadap pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI di Sulawesi Tengah kembali ditegaskan Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar.
Penegasan itu disampaikan saat Pangdam menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Asta Cita yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., di Reconnect Island Resort, Pulau Buka-Buka, Desa Tete B, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Jumat 11/9/26.
Rakor dihadiri para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, Forkopimda, serta pimpinan OPD Provinsi Sulawesi Tengah. Forum tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian sekaligus menyelaraskan program Asta Cita dengan prioritas pembangunan daerah.
Pangdam meminta seluruh jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira mengambil peran aktif dalam mendukung program pemerintah. Fokus dukungan diarahkan pada ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, pembangunan wilayah, hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“TNI harus hadir memberikan solusi dan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap program pemerintah harus kita dukung dengan sebaik-baiknya melalui koordinasi dan sinergi lintas sektor, sehingga pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Pangdam.
Menurut Pangdam, koordinasi tidak boleh berhenti di tingkat provinsi maupun kabupaten. Jajaran kewilayahan diminta membangun komunikasi yang kuat dengan pemerintah daerah sampai ke tingkat desa.
Ia menilai keberhasilan Asta Cita merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa.
Gubernur Sulawesi Tengah dalam rakor tersebut juga menekankan pentingnya evaluasi objektif terhadap pelaksanaan program serta penguatan koordinasi mulai dari pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri hingga pemerintahan desa.
Salah satu agenda yang dibahas adalah rencana pembentukan Satgas Asta Cita. Satgas ini diharapkan dapat memperkuat pemantauan dan pengawasan program hingga tingkat desa.
Selain itu, rakor membahas sinkronisasi program Makan Bergizi Gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, penguatan koperasi, dan ketahanan pangan agar pelaksanaannya lebih terpadu dan tepat sasaran.
Kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan Asta Cita sekaligus menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah. (*)
















