Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Berani Cerdas Resmi Jalan, Pemprov Sulteng Gratiskan Kuliah Generasi Muda

93
×

Berani Cerdas Resmi Jalan, Pemprov Sulteng Gratiskan Kuliah Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

PALU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi mengukuhkan Program Berani Cerdas, sebuah terobosan pendidikan yang digagas Gubernur Anwar Hafid dan diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Program ini memberikan beasiswa gratis bagi seluruh generasi muda Sulteng yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan, hingga kini belum ada pemerintah provinsi lain yang berani menjalankan program pendidikan dengan cakupan seluas Berani Cerdas. Hal itu ia sampaikan saat penandatanganan nota kesepakatan bersama seluruh perguruan tinggi di Sulawesi Tengah, Kamis 08/01/26.

“Saya kira di Indonesia ini belum ada provinsi yang bisa memberi program sebanyak ini,” ujar Anwar di Kantor Gubernur Sulteng, Palu.

Menurutnya, Program Berani Cerdas menjadi instrumen penting untuk mendorong pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Sulawesi Tengah.

“Bukan hanya janji kampanye semata tapi sebuah upaya kita memajukan provinsi ini melalui sektor SDM,” tuturnya.

Anwar juga menekankan bahwa kemajuan daerah tidak ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam semata, melainkan oleh kualitas generasi mudanya.

“Kita semua yakin, masa depan daerah ini bukan ditentukan oleh SDA tapi setinggi apa SDM yang dimiliki daerah ini,” tegasnya.

Ia berharap, melalui Program Berani Cerdas, Sulawesi Tengah dapat berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas 2045. Data rata-rata lama sekolah yang masih berada di angka sembilan tahun menjadi alasan kuat pemerintah daerah mempercepat intervensi di sektor pendidikan.

“Data menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah 9 tahun, artinya penduduk kita ijazah SMP, Indonesia Emas yang kita cita-citakan itu akan mustahil dengan durasi pendidikan 9 tahun itu,” jelas Anwar.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lanjut Anwar, siap menanggung biaya pendidikan generasi muda agar beban ekonomi orang tua semakin ringan.

“Orangtua kalau mau bantu anaknya bantulah yang lain, biar masalah biaya pendidikan ini ditanggung oleh pemerintah provinsi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *