Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Wagub Sulteng Dorong KADIN Perkuat Investasi dan Hilirisasi

8
×

Wagub Sulteng Dorong KADIN Perkuat Investasi dan Hilirisasi

Sebarkan artikel ini

Palu,– Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., mengajak Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tengah periode 2026–2031 memperkuat sinergi dengan pemerintah untuk meningkatkan investasi dan hilirisasi potensi daerah.

Reny menyebut Sulteng memiliki sumber daya dan sektor produktif yang beragam, mulai dari nikel, pertanian, perkebunan, perikanan, kelapa, kakao, durian hingga rumput laut.

“Kami Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat menghargai dan akan melakukan kolaborasi dengan KADIN pusat maupun KADIN Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KADIN Sulteng di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Rabu 16/9/26.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya bertumpu pada pertambangan. Sektor pertanian, perkebunan dan perikanan perlu dikembangkan untuk menciptakan nilai tambah dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Pemprov Sulteng juga menargetkan pencetakan sekitar 3.000 hektare sawah baru guna memperkuat produksi pangan dan mendukung Sulteng sebagai salah satu lumbung pangan.

Di sektor pertambangan, Reny menekankan pentingnya hilirisasi agar komoditas seperti nikel tidak lagi hanya keluar dalam bentuk bahan mentah atau setengah jadi.

“Kalau nikel dan lain-lain, kita tidak melakukan lagi ekspor yang setengah jadi. Tapi harus sudah jadi full. Karena kalau dia berada di mulut tambang dan berada di mulut industri, itu berbeda harga,” jelasnya.

Ia juga menyoroti potensi durian Sulteng yang telah memiliki pasar. Menurutnya, potensi tersebut perlu diperkuat melalui investasi, pengolahan dan rantai pasok.

Pemprov Sulteng, kata Reny, terbuka bagi investor sepanjang memenuhi ketentuan dan memberikan manfaat bagi daerah.

“Kami welcome kalau ada investor yang mau masuk ke Provinsi Sulawesi Tengah. Kami tidak persulit, yang penting investor bisa melakukan hal-hal yang sesuai dengan aturan,” katanya.

Reny turut menyampaikan rencana pertemuan sekitar 1.000 UMKM se-Sulteng pada 28 September mendatang untuk memperkuat kapasitas dan akses pasar ekspor.Ia berharap KADIN periode 2026–2031 menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang terbuka dan memperluas peluang ekonomi.

“Kita bersama-sama, bergandengan tangan, bersinergitas antara Provinsi Sulawesi Tengah dan KADIN Provinsi Sulawesi Tengah,” ajaknya.

Pelantikan turut dihadiri Ketua DPRD Sulteng H. Mohammad Arus Abdul Karim, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, Ketua FKUB Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, para kepala OPD, Forkopimda, pimpinan badan usaha dan industri, jajaran KADIN serta pemangku kepentingan lainnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *