Palu – TK Negeri Pembina Palu memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 sekolah melalui Deklarasi Anti Bullying dan Stop Kekerasan, Kamis 23/7/26.
Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Hardi, S.Pd., M.Pd., serta dihadiri pejabat dinas, guru, orang tua, dan peserta didik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan seni dari para siswa, dilanjutkan pembacaan Deklarasi Anti Kekerasan terhadap Anak. Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui penandatanganan Deklarasi Anti Bullying dan Stop Kekerasan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, para guru, pejabat, dan orang tua. Para siswa juga membubuhkan cap tangan berwarna pada spanduk deklarasi sebagai simbol dukungan terhadap gerakan sekolah ramah anak.
Dalam sambutannya, H. Hardi menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
“Mari kita sayangi anak, lindungi anak, dan bangun masa depan mereka. Anak-anak adalah anugerah sekaligus generasi penerus bangsa yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala TK Negeri Pembina Palu, Hapsa, S.Pd., M.Pd., berharap momentum Hari Anak Nasional dan HUT ke-45 sekolah semakin memperkuat komitmen seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang damai dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi upaya menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang santun, disiplin, berakhlak mulia, dan berkembang dalam lingkungan yang penuh kasih sayang. (*)
















