Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Pemkot Palu Ajak Masyarakat Kurangi Plastik Sekali Pakai

28
×

Pemkot Palu Ajak Masyarakat Kurangi Plastik Sekali Pakai

Sebarkan artikel ini

Palu – Pemerintah Kota Palu menegaskan komitmennya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai melalui Sosialisasi Bahaya Penggunaan Plastik bagi Kesehatan dan Lingkungan yang dirangkaikan dengan Forum Bincang Bisnis. Kegiatan yang digelar Komunitas Amazing Truth (KAT) itu berlangsung di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Sabtu 25/7/26.

Wali Kota Palu diwakili Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu, H. Ibnu Mundzir. Kegiatan juga dihadiri Asisten II Setda Kota Palu Rahmat Mustafa, pengurus KAT, pelaku UMKM, serta perwakilan komunitas lingkungan.

Hadir sebagai narasumber utama, Mr. Kaz Yokoya, International Brand Ambassador Enagic Japan, yang membagikan pengalaman mengenai pengurangan sampah plastik serta peluang bisnis berbasis gaya hidup berkelanjutan.

Dalam sambutannya, H. Ibnu Mundzir menegaskan bahwa upaya mengatasi sampah plastik membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas untuk bersama-sama mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Mulai dari hal kecil seperti membawa tas belanja sendiri dan menggunakan wadah pakai ulang. Ini penting untuk kesehatan kita dan untuk menjaga Teluk Palu tetap bersih,” ujarnya.

Ia juga menilai kolaborasi dengan dunia usaha penting untuk mendorong lahirnya inovasi produk ramah lingkungan yang dapat menjadi peluang baru bagi pelaku UMKM di Kota Palu.

Sementara itu, Mr. Kaz Yokoya menyampaikan bahwa pengurangan penggunaan plastik telah menjadi isu global. Menurutnya, gaya hidup sehat dan penggunaan produk ramah lingkungan tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga membuka peluang bisnis.

“Kesehatan lingkungan dan kesehatan manusia itu berkaitan. Jika kita mengurangi plastik, kita juga mengurangi mikroplastik yang masuk ke tubuh. Di sisi bisnis, ini juga peluang. Konsumen sekarang mencari produk yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Forum ditutup dengan komitmen bersama Komunitas Amazing Truth dan para peserta untuk memperluas kampanye edukasi pengurangan sampah plastik ke sekolah, pasar, dan berbagai komunitas di Kota Palu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *