Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Disperdagin Palu Sosialisasikan Pasar Sehat dan Satu Harga Komoditas

5
×

Disperdagin Palu Sosialisasikan Pasar Sehat dan Satu Harga Komoditas

Sebarkan artikel ini

Palu – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Palu menggelar sosialisasi Pasar Sehat dan Penerapan Satu Harga Komoditas di Pasar Rakyat Manonda, Kamis 23/7/26. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan pasar sekaligus mendorong terciptanya harga komoditas yang lebih seragam dan kompetitif.

Sosialisasi yang dimoderatori Bidang Pasar Disperdagin Kota Palu menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Dinas Kesehatan Kota Palu, Dinas Pertanian Kota Palu, Disperdagin Provinsi Sulawesi Tengah, serta melibatkan pedagang Pasar Manonda, distributor, Perum Bulog, dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai konsep pasar sehat, mulai dari pentingnya menjaga kebersihan sarana dan prasarana, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, pengelolaan sampah, hingga tata cara pemotongan unggas sesuai ketentuan. Langkah ini merupakan bagian dari pembinaan Disperdagin Kota Palu untuk mewujudkan pasar rakyat yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.

Selain itu, Disperdagin Kota Palu juga memperkenalkan rencana penerapan satu harga bagi sejumlah komoditas di pasar rakyat. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan pimpinan untuk mengurangi disparitas harga yang selama ini terjadi, baik antar pedagang maupun antar pasar di Kota Palu.

Penerapan satu harga diharapkan mampu menciptakan kepastian harga, meningkatkan daya saing pasar rakyat, serta memberikan perlindungan bagi konsumen dan pelaku usaha. Saat ini, Disperdagin tengah menyusun rancangan peraturan sebagai dasar pelaksanaan kebijakan tersebut.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Palu berharap terbangun sinergi antara pemerintah, pedagang, distributor, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan pasar rakyat yang sehat, tertib, serta memiliki sistem perdagangan yang lebih adil sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *