PALU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan KONI Kota Palu, Rabu 4/3/26, di Kantor KONI Sulteng, Jalan Moh Hatta, Palu.
Penyerahan SK tersebut turut disaksikan perwakilan KONI Pusat. Dalam konferensi pers, Wakil Sekretaris KONI Sulteng, Warsita, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghambat proses pembentukan struktur organisasi.
Ia menyebut dinamika yang terjadi merupakan hal lumrah dalam sebuah organisasi.
“Pada tanggal 13 Februari, terjadi mediasi di Kantor KONI Pusat. Setelah itu, KONI Pusat mengeluarkan rekomendasi untuk mencabut surat pembentukan Karateker. Tanggal 24 Februari atas arahan Ketua Umum KONI Sulteng mencabut SK Karateker, dan segera menerbitkan Surat Keputusan yang kami serahkan pada hari ini.Kami juga tidak pernah menghambat struktur. Ini hanya sebuah dinamika,” terangnya.
Mewakili Ketua Umum KONI Sulteng, Warsita berharap kepengurusan yang telah menerima SK dapat segera melakukan konsolidasi internal.
“Berkah Ramadan ini menjadi momentum untuk menyatukan kita semua. Ketum menyatakan bahwa KONI Kota Palu merupakan barometer pembinaan olahraga di Sulteng. Tidak bisa dipungkiri bahwa atlet terbaik ada di Kota Palu.
Ketum memohon maaf tidak bisa hadir saat ini, karena akan berangkat ke Jakarta untuk melakukan presentase terkait pembinaan atlet kedepan untuk PON,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris KONI Kota Palu, Akram Agus, mewakili Ketua Umum, mengajak seluruh pihak membangun sinergi demi peningkatan prestasi olahraga di Sulawesi Tengah.
“Apa yang terjadi ini merupakan hal yang biasa dalam organisasi. Mari kita bersama sama untuk memajukan olahraga di Sulawesi Tengah kedepannya,” tegas Akram.
Terkait agenda pelantikan pengurus, Akram menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan KONI Sulteng.
“InsyaAllah, untuk rencana pelantikan, kami akan berkoordinasi dengan KONI Provinsi. Dengan meminta kesediaan Ketum KONI Sulteng untuk melakukan pelantikan,” jelasnya. (AD)
















