Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

KEK Palu Gaet Investasi Rp30 Triliun untuk Proyek Energi Hijau

16
×

KEK Palu Gaet Investasi Rp30 Triliun untuk Proyek Energi Hijau

Sebarkan artikel ini

Palu – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu dan perusahaan energi hijau asal Singapura, Aslan Energy Capital PTE LTD, di Jakarta, Senin 11/5/26.

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam pengembangan investasi energi hijau di KEK Palu melalui pembangunan Battery Energy Storage System (BESS) dan Terminal LNG.

Nilai investasi yang disiapkan mencapai 1,73 miliar dolar AS atau sekitar Rp30 triliun. Proyek itu akan dikembangkan secara bertahap di atas lahan seluas 40 hektare di kawasan KEK Palu.

Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang mengatakan investasi tersebut diproyeksikan membuka sekitar 1.300 lapangan kerja baru.
Direktur KEK Palu, Sony Panukma Widianto menjelaskan, selain menyerap tenaga kerja langsung, proyek tersebut juga diperkirakan menciptakan sekitar 3.000 peluang kerja tidak langsung dari rantai pasok yang berkembang.

“Ini menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui efek berganda dari investasi yang masuk,” ungkap Sony.

Sementara itu, CEO Aslan Energy Capital, Muthu Chezhian mengungkapkan pihaknya telah mempelajari potensi Kota Palu selama hampir dua tahun terakhir.
Menurutnya, Palu memiliki posisi strategis di jalur perdagangan internasional dan potensial untuk pengembangan industri energi hijau di masa depan.

Wali Kota Hadianto Rasyid menyambut positif kerja sama tersebut dan berharap investasi yang masuk dapat mempercepat pembangunan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat posisi KEK Palu sebagai kawasan industri dan perdagangan unggulan di Indonesia timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *