Morowali — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mencanangkan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai di SMAN 1 Bungku, Morowali, Jumat 6/12/. Program ini bertujuan menekan fluktuasi harga cabai dan memperkuat ketahanan pangan di lingkungan sekolah.
Gubernur Anwar menyebut Gertam Cabai sebagai langkah nyata pemerintah daerah untuk mendorong kemandirian pangan dan mendukung program “Berani Makmur”.
Ia berharap keterlibatan sekolah dapat menanamkan kesadaran budidaya hortikultura sekaligus membantu pengendalian inflasi.
“Gerakan Tanam Cabai ini bukan sekadar simbolis. Ini adalah gerakan bersama untuk menjaga stabilitas harga, meningkatkan produksi rumah tangga dan sekolah, serta membangun budaya bercocok tanam bagi generasi muda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Gertam akan disesuaikan kondisi sekolah. Sekolah dengan lahan luas dapat menanam secara kolektif, sedangkan sekolah dengan keterbatasan lahan akan diberikan satu polibag per siswa.
Tanaman cabai diperkirakan mulai berbuah dalam empat bulan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan penyaluran lebih dari 120.000 bibit cabai ke sekolah-sekolah sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.
Gubernur mendorong seluruh sekolah ikut berpartisipasi. Usai pencanangan, Gubernur Anwar bersama Ketua TP-PKK Sulteng Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan dan jajaran pemerintah menanam bibit cabai di area sekolah.
Gubernur juga meninjau pemanfaatan lahan pekarangan, green house, serta area praktik siswa di SMAN 1 Bungku.
Acara tersebut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Setda Morowali, Kepala Dinas Pendidikan Yudiawati V. Windarrusliana, Kaban Kesbangpol Sulteng Drs. Arfan., M.Si., Kasat Pol PP Sulteng Farida Karim, Kepala SMAN 1 Bungku Siti Rabiah Laonu, para guru, dan siswa-siswi SMAN 1 Bungku. (AD)
















