Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Guru di Daerah Terpencil Sulteng Raih Penghargaan

11
×

Guru di Daerah Terpencil Sulteng Raih Penghargaan

Sebarkan artikel ini

PALU – Aksi sederhana namun penuh makna yang dilakukan Najib Nadir, seorang guru di pelosok Sulawesi Tengah, akhirnya mendapat perhatian pemerintah. Ia sebelumnya viral karena memperbaiki sendiri pintu kelas yang rusak demi kenyamanan siswa saat belajar.

Penghargaan itu diberikan dalam rangka perayaan HUT ke 62 Sulawesi Tengah melalui agenda Semarak Sulteng Nambaso. Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido memberikan apresiasi atas dedikasi Najib yang mengabdi di wilayah terpencil.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido pada Jumat 17/4/26. Momen ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap perjuangan guru di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan perhatian dalam momen HUT Sulteng ini. Bagi kami, ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga penyemangat untuk terus mengabdi, khususnya di daerah terpencil dengan segala keterbatasan,” ujar Najib Nadir.

Ia juga mengaku sempat terkejut dengan perhatian tersebut, mengingat kewenangan sekolah dasar berada di tingkat pemerintah daerah.

“Awalnya kami juga sedikit heran karena memang tahu kalau SD berada di bawah wewenang pemerintah daerah. Namun kami berpikir, mungkin ini adalah bentuk kepedulian Pemprov terhadap pendidikan di Sulawesi Tengah, agar kami bisa berdampak lebih luas dan tidak terlalu kaku dalam melihat batasan administrasi,” tambahnya.

Sebelumnya, Najib menjadi sorotan publik setelah memperbaiki pintu kelas yang rusak akibat sering dimasuki hewan ternak. Kondisi itu sempat mengganggu kegiatan belajar mengajar. Dengan peralatan terbatas, ia berinisiatif memperbaiki agar ruang kelas kembali layak digunakan.

Kisah ini mencerminkan kondisi yang masih dihadapi sejumlah sekolah di daerah terpencil, sekaligus menunjukkan komitmen tinggi para guru dalam menjalankan tugasnya.

Melalui program Berani Cerdas, Pemprov Sulteng dipimpin gubernur dan wakil gubernur menegaskan komitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi antar kabupaten/kota guna mewujudkan generasi emas di masa depan.

Pengabdian Najib Nadir menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan, masih banyak guru yang bekerja tanpa sorotan, namun memberi dampak besar bagi generasi bangsa. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *