Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Undang 10.000 Warga, Pemprov Sulteng Gelar Bukber Nambaso

62
×

Undang 10.000 Warga, Pemprov Sulteng Gelar Bukber Nambaso

Sebarkan artikel ini

PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengundang masyarakat Sulteng, khususnya warga Kota Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong (Parimo) untuk menghadiri kegiatan Semarak Berani Buka Puasa Bersama (Bukber) Nambaso yang akan digelar pada Jumat 6/3/26.

Kegiatan tersebut dipusatkan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, tepatnya di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu.

Agenda ini dirancang sebagai ajang kebersamaan dalam skala besar dengan melibatkan sekitar 10.000 undangan. Panitia juga menyiapkan sekitar 10.000 porsi makanan serta minuman segar yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sulteng turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan menghadirkan tenda stand masing masing serta menyediakan berbagai menu makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

“Jadi semua OPD terlibat dalam semarak Berani Bukber Nambaso ini. Dan teman teman OPD bertanggungjawab di tenda masing masing dengan menyiapkan menu buka puasa,” kata Arfan Kadis ESDM Sulteng yang dipercayakan menjadi koordinator semarak berani bukber Nambaso 2026.

Ia menjelaskan, setiap OPD menyiapkan menu dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjual makanan maupun minuman.

“Menu yang disiapkan itu ada Nasi Kuning, Uta Dada, uta Kelor, Dange, Bakso, Siomay, Sate, Kaledo, Upe Voi dan aneka minuman segar dan buah-buahan,” jelas mantan Kepala Kesbangpol itu.

Arfan menambahkan, kegiatan ini juga melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kodam Palaka Wira XXIII dan Polda Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, dalam rapat persiapan kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur Reny Lamadjido serta Sekretaris Daerah Provinsi Novalina pada Selasa 3/3/26 di Ruang Rapat Polibu Kantor Gubernur Sulteng.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Bukber Nambaso bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum strategis yang menggabungkan edukasi, pencegahan narkoba, pemberdayaan UMKM, serta penguatan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Ini bukan hanya buka puasa bersama, tetapi juga wadah edukasi dan pembinaan generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba,” tegas Gubernur.

Sebelum waktu berbuka, kegiatan akan diawali dengan penyuluhan mengenai bahaya narkoba yang melibatkan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Sekitar 5.700 siswa SMA dan SMK di Kota Palu dari berbagai sekolah dijadwalkan mengikuti sesi edukasi tersebut.

Selain para pelajar, kegiatan ini juga melibatkan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta masyarakat umum dari berbagai kalangan, sehingga jumlah undangan diperkirakan mencapai 10.000 orang.

Salah satu fokus utama Bukber Nambaso adalah penyediaan 10.000 porsi makanan gratis yang disiapkan melalui kolaborasi dengan UMKM Kota Palu.

Gerobak para pelaku UMKM akan ditata di sepanjang Jalan Sam Ratulangi yang rencananya akan ditutup sementara selama kegiatan berlangsung.

Setiap gerobak diwajibkan menyediakan minimal 100 porsi makanan sehingga masyarakat dapat memilih menu berbuka sesuai selera.

“Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada UMKM lokal. UMKM bergerak, masyarakat terbantu, dan kebersamaan terbangun,” ujar Anwar Hafid.

Untuk pembatal puasa saat adzan magrib, panitia juga menyiapkan air minum serta kurma, sementara makanan utama sepenuhnya disediakan oleh para pelaku UMKM. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *