Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Ribuan Warga Padati Tolai, 21 Ogoh-Ogoh Semarakkan Nyepi 1948

7
×

Ribuan Warga Padati Tolai, 21 Ogoh-Ogoh Semarakkan Nyepi 1948

Sebarkan artikel ini

Parimo – Desa Tolai, Kecamatan Torue, dipenuhi ribuan warga yang memadati jalanan untuk menyaksikan pawai ogoh ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu 18/3/26 sore. Sekitar 5.000 penonton larut dalam suasana meriah saat 21 ogoh ogoh diarak, menampilkan perpaduan nilai sakral dan seni budaya yang memukau.

Kegiatan yang digagas umat Hindu krama Pura Purnasada Desa Tolai ini secara resmi dilepas oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom. Turut hadir Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi dan budaya lokal.

Arak arakan ogoh ogoh melintasi dua jalur utama, yakni Jalan Trans Sulawesi hingga berakhir di kawasan Pura Merajapati di Dusun Matampondo, Desa Tolai Barat, serta Dusun Pererenan, Desa Tolai. Setiap ogoh ogoh tampil dengan karakter dan makna filosofis yang kuat, dikemas dengan kreativitas tinggi sehingga menarik perhatian masyarakat sepanjang rute.

Pengamanan dilakukan secara ketat oleh aparat gabungan dari Polres Parigi Moutong bersama unsur terkait. Penjagaan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman.

Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan semua pihak.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh masyarakat, panitia, serta aparat yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Dari hasil patroli yang saya lakukan sejak siang hingga sore, situasi masih dalam keadaan aman dan para peserta tetap menunjukkan semangat,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif.

“Saya ingatkan kepada seluruh peserta dan pihak terkait agar selalu menjaga suasana yang aman, nyaman, dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap momentum ini memperkuat persatuan.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berjalan aman dan lancar, tetapi juga membawa semangat kebersamaan yang dapat terus kita lestarikan,” pungkasnya.

Perayaan ogoh-ogoh di Tolai tahun ini menjadi simbol kuat harmoni sosial, memadukan tradisi, toleransi, dan pengamanan dalam satu perayaan yang berlangsung aman dan penuh makna. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *