Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Pertalite di Palu Kembali Normal, Pemprov Sulteng Minta Warga Tak Panik

9
×

Pertalite di Palu Kembali Normal, Pemprov Sulteng Minta Warga Tak Panik

Sebarkan artikel ini

Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah merespons kelangkaan Pertalite yang sempat terjadi di sejumlah SPBU di Kota Palu dalam beberapa hari terakhir.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Rudi Dewanto, memimpin rapat bersama Pertamina dan pihak terkait di Kantor Gubernur Sulteng, Rabu 26/8/26.
Rapat digelar menyusul antrean kendaraan dan keterbatasan stok Pertalite di sejumlah SPBU.

Rudi mengatakan, Gubernur meminta persoalan tersebut segera ditangani agar kebutuhan BBM masyarakat kembali terpenuhi.

“Bapak Gubernur menginginkan ada solusi konkret terhadap persoalan yang terjadi di lapangan. Kita berharap melalui pertemuan ini dapat ditemukan langkah yang tepat untuk menjaga ketersediaan BBM, khususnya Pertalite,” ujar Rudi.

Pertamina menjelaskan, keterlambatan pasokan dipicu cuaca buruk yang menghambat perjalanan kapal pengangkut BBM dari Bitung, Sulawesi Utara, sekitar 15 Agustus 2026. Kondisi itu berdampak pada pasokan 16 hingga 17 Agustus.

Untuk mengantisipasi kekurangan stok, Pertamina mengambil pasokan alternatif dari Depot Bau-Bau dan Depot Poso.
Pertamina memastikan pasokan dari Bau-Bau dan Bitung kembali masuk secara normal pada 20 hingga 24 Agustus 2026. Antrean di sejumlah SPBU, khususnya di Kota Palu, juga mulai normal pada Rabu 26/8/26.

Pemprov Sulteng meminta masyarakat tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan. Jangan melakukan pembelian berlebihan karena justru dapat menimbulkan kepanikan dan memperpanjang antrean,” ujar Rudi.

Pemprov Sulteng bersama Pertamina akan terus memantau distribusi BBM untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan potensi gangguan pasokan dapat segera diantisipasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *