Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Ekspor dan Wisata Sulteng Digenjot, Timur Tengah Jadi Target

17
×

Ekspor dan Wisata Sulteng Digenjot, Timur Tengah Jadi Target

Sebarkan artikel ini

Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memanfaatkan pertemuan dengan perwakilan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk memperluas peluang kerja sama ekonomi sekaligus membuka akses pasar global bagi produk unggulan daerah.

Dalam diskusi bersama Andi Rahadian, yang juga duta besar RI untuk Oman dan Yaman yang baru dilantik pada April 2026, Gubernur menegaskan besarnya potensi komoditas lokal. “Kita punya banyak produk unggulan, seperti tenun Donggala, hasil pertanian, perikanan, dan perkebunan yang bisa kita dorong ke pasar ekspor,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjajaki pasar Timur Tengah. “Negara seperti Oman punya potensi besar. Kita perlu melihat langsung peluang kerja sama yang bisa dikembangkan di sana,” kata Gubernur.

Menanggapi hal itu, Andi Rahadian menyebut sejumlah produk Sulawesi Tengah berpeluang besar di pasar internasional. “Produk seperti durian, kelapa, hingga olahan beku memiliki potensi besar untuk ekspor. Tinggal bagaimana kita dorong akses pasarnya,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mengupayakan pembukaan jalur ekspor langsung agar tidak bergantung pada negara perantara. Selain itu, peningkatan konektivitas internasional melalui rute penerbangan baru juga menjadi strategi untuk menarik wisatawan mancanegara.

“Dengan konektivitas yang semakin terbuka, kita bisa mendorong wisatawan datang dan sekaligus memperluas peluang investasi,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan, kawasan wisata seperti Banggai memiliki daya tarik besar, terutama potensi bahari yang diminati turis asing. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *