Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Mahasiswa UIN Datokarama Palu Mengaku Dikeroyok, Kasus Dilaporkan ke Polisi

1
×

Mahasiswa UIN Datokarama Palu Mengaku Dikeroyok, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan artikel ini

Palu – Seorang mahasiswa UIN Datokarama Palu, Aswad Purwana, mengaku menjadi korban pengeroyokan di Gedung SBSN lantai 2, Senin 5/10/26 sekitar pukul 09.00 WITA. Akibat kejadian itu, Aswad mengalami luka robek di pelipis dan nyeri pada punggung. Seorang mahasiswi yang berusaha melerai juga dilaporkan terkena pukulan.

Aswad menuturkan, insiden bermula dari teguran terhadap dua rekannya yang tertawa sambil merokok setelah kegiatan perkuliahan. Perselisihan kemudian memanas hingga berujung adu mulut.

“Saya hanya ingin mencari keadilan bagi saya dan korban cewek yang ikut dipukul,” tegas Aswad.

Ia mengaku didatangi sejumlah orang, ditarik kerah bajunya, lalu dipukul secara bersama-sama di koridor lantai dua. Menurut keterangannya, pengeroyokan tersebut melibatkan lebih dari lima orang.

Dalam pemberitaan LPM Qalamun, Ketua Umum Mapala UIN Datokarama Palu menyatakan pihaknya merasa tersinggung karena menganggap sistem pendidikan mereka ditertawakan.

Aswad menolak penyelesaian melalui jalur kekeluargaan dan meminta kasus tersebut diproses secara hukum, disertai sanksi akademik yang adil.

Laporan dugaan pengeroyokan telah disampaikan ke Polresta Palu pada 5 Oktober 2026 dengan nomor LP/B/1189/X/2026/SPKT/POLRESTA PALU/POLDA SULAWESI TENGAH.

Perkembangan penyelidikan juga tercantum dalam SP2HP tertanggal 9 Oktober 2026.

Aswad berharap masyarakat dan mahasiswa mengawal proses hukum agar kekerasan dan praktik senioritas di lingkungan kampus tidak terulang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *