Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

4.000 Bibit Tomat Ditanam, Pemkot Palu Perkuat Pertanian Bayaoge

11
×

4.000 Bibit Tomat Ditanam, Pemkot Palu Perkuat Pertanian Bayaoge

Sebarkan artikel ini

Palu – Pemerintah Kota Palu terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P., turun langsung bersama petani melakukan penanaman 4.000 bibit tomat di Kelurahan Bayaoge, Kecamatan Tatanga, Rabu 26/8/26.

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Palu Mapan, khususnya melalui pemanfaatan lahan pertanian yang masih produktif.

Penanaman tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lurah Bayaoge, Babinsa, personel Polsek, serta sejumlah unsur terkait.

Imelda mengatakan, lahan pertanian di Bayaoge telah lama dikelola masyarakat. Meski luasannya kini berkurang, pemerintah tetap berupaya memanfaatkan lahan yang tersedia secara maksimal.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama para petani menanam tomat di kawasan Kelurahan Bayaoge. Sebenarnya ini lahan yang sudah lama dikelola oleh petani. Kalau dibandingkan setahun yang lalu memang lahannya sudah tidak seluas dulu, tetapi lahan yang tersisa tetap kita manfaatkan secara maksimal,” ujar wakil wali kota.

Ia menjelaskan, jenis tomat yang ditanam telah disesuaikan dengan usulan petani dan kondisi lahan agar produksi dapat optimal.

“Alhamdulillah bibit yang kita tanam hari ini benar-benar sesuai dengan permintaan petani. Tidak ada bibit yang tidak sesuai. Komoditas tomat dipilih karena dinilai paling cocok ditanam di lahan Kelurahan Bayaoge,” jelas wakil wali kota.

Tanaman tersebut diperkirakan mulai dipanen sekitar dua bulan atau pada akhir Oktober 2026. Pemkot Palu juga akan memberikan pendampingan dari tahap budidaya hingga pemasaran.

“Kita berharap hasil panennya nanti bisa langsung dipasarkan kepada pengecer, bukan melalui tengkulak. Pemerintah akan terus memberikan pendampingan sehingga petani memperoleh nilai jual yang lebih baik. Yang paling penting, pemerintah harus selalu hadir bersama petani dan mendukung mereka dalam meningkatkan kesejahteraannya,” tutur wakil wali kota.

Penanaman 4.000 bibit tomat ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendukung pendapatan petani dan ketahanan pangan Kota Palu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *