Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Di Tengah Gempuran Industri, Desa Fatufia Punya Cara Jitu Cegah Konflik

10
×

Di Tengah Gempuran Industri, Desa Fatufia Punya Cara Jitu Cegah Konflik

Sebarkan artikel ini

Morowali – Di tengah pesatnya aktivitas industri di Kecamatan Bahodopi, Desa Fatufia justru dinilai berhasil menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kekuatan kolaborasi yang dikenal sebagai 3 Pilar Kamtibmas. Keberhasilan itu menarik perhatian Tim Penilai Lomba 3 Pilar Kamtibmas 2026 dari Ditbinmas Polda Sulawesi Tengah yang melakukan penilaian langsung, Kamis 11/6/26.

Program 3 Pilar merupakan sinergi antara Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat secara cepat, mulai dari konflik antarwarga, gangguan keamanan, hingga masalah sosial yang berpotensi berkembang menjadi persoalan besar.

Tim penilai yang dipimpin Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Sulteng AKBP Ridwan, S.H., disambut Kepala Desa Fatufia H. Muhamad bersama unsur pemerintah desa, BPD, PKK, BUMDes, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat.

Dalam pemaparannya, H. Muhamad menjelaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi desa tidak lepas dari berbagai inovasi yang dijalankan secara bersama sama. Mulai dari Poskamling di tingkat dusun, program Jumat Curhat Bersama 3 Pilar, patroli gabungan, hingga penyelesaian persoalan warga melalui musyawarah sebelum berlanjut menjadi konflik yang lebih besar.

“Sinergi Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Pemerintah Desa jadi kunci utama. Setiap masalah warga kami selesaikan cepat di tingkat dusun sebelum melebar,” jelas H. Muhamad.

Tim kemudian meninjau langsung Pos Kamling Dusun I, ruang mediasi 3 Pilar, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Warga yang ditemui juga mengaku merasakan manfaat kehadiran 3 Pilar karena setiap persoalan dapat ditangani dengan cepat dan melibatkan semua unsur terkait.

Ketua Tim Penilai AKBP Ridwan menilai Desa Fatufia telah menunjukkan praktik kolaborasi yang berjalan efektif.

“Kami lihat administrasi lengkap, inovasi ada, dan yang paling penting partisipasi masyarakat tinggi. Ini contoh baik untuk desa penyangga kawasan industri,” ujar AKBP Ridwan, S.H.

Lomba 3 Pilar Kamtibmas 2026 yang digelar Ditbinmas Polda Sulteng bertujuan mendorong peran aktif pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas agar semakin dekat dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *