Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

WNA China Jadi Korban Penganiayaan Usai Kecelakaan di Kayumalue Ngapa

30
×

WNA China Jadi Korban Penganiayaan Usai Kecelakaan di Kayumalue Ngapa

Sebarkan artikel ini

PALU – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China, Mr. Guo Zhenrong, menjadi korban penganiayaan disertai pencurian setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Senin malam 16/2/26 sekitar pukul 20.35 WITA.

Insiden tersebut dilaporkan Kapolsek Tawaeli Iptu Zulham Abdillah, S.Sos. kepada Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si.. Peristiwa bermula saat korban mengemudikan Mitsubishi Pajero Sport hitam bernomor polisi B 1526 JJB dan menabrak sepeda motor Yamaha Mio yang terparkir di tepi Jalan Rata Lembah.

Akibat kejadian itu, warga sekitar berdatangan dan sebagian melakukan pengejaran sambil melempari kendaraan korban dengan batu. Korban akhirnya berhenti di depan Indomaret Kayumalue Ngapa, namun justru mengalami penganiayaan dan pencurian oleh sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya.

“Atas arahan Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, kami langsung mengamankan korban dan mengevakuasinya ke RSUD Madani untuk mendapatkan penanganan medis, karena keselamatan korban menjadi prioritas utama,” ujar Kapolsek Tawaeli, Iptu Zulham Abdillah, S.Sos.

“Sesuai instruksi Kapolresta Palu, kami telah mengamankan barang bukti dan saat ini sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas para pelaku penganiayaan dan pencurian tersebut,” tegasnya.

“Kapolresta Palu menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara tegas dan profesional, serta mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan setiap persoalan hukum kepada pihak kepolisian,” lanjutnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian mulut, gigi rontok, serta kehilangan ponsel, tas berisi dokumen penting, dan uang tunai. Polisi turut mengamankan uang sebesar Rp2.140.000 dari lokasi kejadian. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan pencarian barang milik korban terus dilakukan. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *