Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Terima Audiensi Kepala BPS Sulteng, Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Pentingnya Kebijakan Berbasis Data

7
×

Terima Audiensi Kepala BPS Sulteng, Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Pentingnya Kebijakan Berbasis Data

Sebarkan artikel ini


PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah yang baru, Dr. Daryanto, M.M, di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis 19/02/26.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menjadikan data statistik sebagai landasan utama perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya, data telah ditempatkan sebagai fondasi utama dalam penyusunan seluruh program pemerintah.

“Semenjak saya menjabat memang saya selaku mengedepankan soal data, kita itu bekerja harus dengan data dan data kita itu adalah statistik dari BPS,” katanya.

Ia menekankan pentingnya setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki data yang valid, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan. Bahkan, pengumpulan data menjadi fokus utama dalam masa awal kerja kepala dinas.

“Soal data ini saya wajibkan ke setiap Kepala Dinas, karena kontrak saya dengan Kepala Dinas itu dalam waktu 100 hari kerja itu data saja tidak usah pikirkan hal lain yang penting pendataan lengkap,” jelasnya.

Menurut Anwar Hafid, data yang akurat sangat menentukan ketepatan sasaran program bantuan dan pembangunan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

“Misalnya data orang miskin, jadi sumber data itu tidak usah jauh jauh tinggal ke BPS minta mana semua ini data masyarakat kita,” tuturnya.

Ia juga menyoroti sektor ekonomi kerakyatan, seperti UMKM, yang harus memiliki basis data yang jelas sebelum penyaluran bantuan dilakukan agar kebijakan berjalan efektif.

“Misalnya Dinas Koperasi, saya minta mana data UMKM kita, kalau kita salurkan bantuan untuk orang miskin berapa yang bisa kita dapatkan di sebuah daerah itu, begitu,” jelasnya.

Selain itu, Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah harus diukur menggunakan indikator resmi, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi.

“Yang kedua, memang saya bilang ukuran kita itu IPM, pertumbuhan ekonomi jadi kalau ada rapat dengan Bupati bisa sama BPS untuk memaparkan mana saja data-data masyarakat kita,” imbuhnya.

Audiensi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan BPS dalam penyediaan data statistik yang akurat dan terpercaya. Dengan dukungan data yang kuat, kebijakan pembangunan diyakini akan lebih tepat sasaran serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *