Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Syaban Jadi Bulan Latihan Menuju Ramadhan, Ini Pesan Ketua MUI Palu

12
×

Syaban Jadi Bulan Latihan Menuju Ramadhan, Ini Pesan Ketua MUI Palu

Sebarkan artikel ini

PALU – Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, umat Islam diingatkan untuk melakukan persiapan spiritual sejak dini dengan meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amalan sunnah pada bulan Syaban.

Imbauan tersebut disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Prof. KH. Zainal Abidin, saat ditemui pada Ahad pagi 31/1. Ia menilai Syaban memiliki peran strategis sebagai fase transisi menuju Ramadhan, bulan yang sarat dengan ibadah dan pembentukan akhlak.

“Karena itu, umat Islam hendaknya mempersiapkan diri sejak bulan Syaban, agar ketika Ramadhan tiba, kita sudah siap lahir dan batin,” ujar Prof. Zainal Abidin.

Ia menjelaskan, Rasulullah Saw telah memberikan contoh nyata dalam menyambut Ramadhan dengan memperbanyak ibadah di bulan Syaban.

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Nabi Muhammad S.a.w meningkatkan puasa sunnah pada bulan tersebut.

Menurutnya, hadis tersebut menjadi dasar kuat bagi umat Islam untuk menjadikan Syaban sebagai momentum memperkuat amalan. Jumhur ulama pun sepakat bahwa bulan Syaban merupakan masa latihan sebelum memasuki Ramadhan.

“Di bulan ini dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah, membaca Al Qur’an, memperbanyak istighfar, serta memperbaiki niat dan kualitas ibadah,” jelasnya.

Selain aspek ibadah personal, Ketua MUI Kota Palu juga menekankan pentingnya kesiapan sosial menjelang Ramadhan. Ia mengajak umat untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta menjaga lisan dan sikap dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membentuk akhlak mulia.

“Karena itu, masukilah Ramadhan dengan hati yang bersih, menjauhi permusuhan, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” imbuhnya.

Ia berharap, optimalisasi bulan Syaban sebagai masa persiapan dapat membantu umat Islam menjalani Ramadhan dengan lebih khusyuk dan bermakna.

“Semoga kita dipertemukan dengan bulan Ramadhan tahun ini dalam keadaan iman dan takwa, serta Ramadhan membawa keberkahan bagi umat dan daerah kita,” pungkasnya. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *