Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
NewsTeknologi

SheHacks Indosat Bawa Startup Perempuan Indonesia Ekspansi ke Vietnam

9
×

SheHacks Indosat Bawa Startup Perempuan Indonesia Ekspansi ke Vietnam

Sebarkan artikel ini

Ho Chi Minh City – SheHacks, program pemberdayaan perempuan berbasis teknologi dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), memperluas langkahnya ke tingkat internasional melalui Global Market Benchmarking Trip ke Vietnam. Inisiatif ini menjadi strategi untuk membuka akses pasar baru, memperkuat jejaring inovasi di Asia Tenggara, sekaligus menunjukkan kapasitas startup perempuan Indonesia di bidang kecerdasan artifisial (AI) agar mampu bersaing di ekosistem global.

Dalam program ini, SheHacks membawa Top 5 MVP Accelerator 2025 yang mewakili sektor digital prioritas Indonesia. Startup tersebut antara lain DoctorTool, penyedia ekosistem digital berbasis AI untuk fasilitas layanan kesehatan, tenaga medis, dan pasien; Hear Me, solusi komunikasi inklusif berbasis teknologi bagi Teman Tuli; Serenic.ai, AI klinis untuk otomatisasi administrasi rumah sakit seperti optimalisasi klaim dan pencatatan rekam medis berbasis percakapan dokter dan pasien; Katalis AI, solusi digital marketing berbasis AI dan data analytics; serta Lunar Interactive, platform pembelajaran bahasa asing dengan sistem gamifikasi.

Para founder mengikuti rangkaian kegiatan terstruktur yang dirancang untuk membuka peluang investasi, kolaborasi pasar, serta pertukaran wawasan bisnis. Mereka juga berkesempatan mendapatkan mentoring dari praktisi di Vietnam guna memperkuat pengembangan produk dan model bisnis yang lebih berkelanjutan.

Reski Damayanti, Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, “Program ini dirancang untuk menghadirkan peluang nyata bagi perempuan Indonesia di ekonomi digital global, sekaligus mencerminkan komitmen Indosat dalam memberdayakan Indonesia secara inklusif, di mana perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Melalui kolaborasi lintas negara, penguatan jejaring institusi, dan akses ke investor, SheHacks memperluas dampaknya dari Indonesia ke Asia Tenggara. Kami ingin para founder perempuan membangun koneksi yang kuat dengan ekosistem digital global, mengakses peluang pendanaan, dan mengubah inovasi mereka menjadi solusi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

”Selama kunjungan tersebut, program ini mencatat berbagai capaian penting, termasuk 51 sesi business matching, mentoring intensif bersama pakar AI dan strategi bisnis, serta diskusi kolaborasi dengan institusi inovasi pemerintah Vietnam. Selain itu, SheHacks juga berhasil membuka koneksi strategis dengan enam investor, enam instansi pemerintah, dan sembilan calon mitra dalam ekosistem inovasi Vietnam.

Kolaborasi ini melibatkan sejumlah lembaga penting seperti Department of Science & Technology (DOST), Startup & Innovation Hub (SIHUB), HCMC Innovation Department, Business Startup Support Centre (BSSC), dan Investment & Trade Promotion Center (ITPC). Keterlibatan institusi tersebut membuka peluang soft-landing serta akses pasar bagi startup Indonesia di Vietnam.

Melalui rangkaian program ini, SheHacks tidak hanya berperan sebagai inkubator inovasi, tetapi juga menjadi platform pemberdayaan perempuan lintas negara yang membangun koneksi global secara nyata. Para founder mendapat kesempatan memahami regulasi Vietnam, menilai potensi ekspansi, serta menyesuaikan model bisnis untuk pasar Asia Tenggara.Featured events bersama Do Ventures dan DMZ Ventures juga menjadi momentum penting bagi para startup untuk mempresentasikan inovasi mereka di hadapan investor dan memperluas eksposur internasional. Kunjungan ini menegaskan bahwa startup perempuan Indonesia memiliki daya saing tinggi dan berpotensi menembus pasar global dengan dukungan ekosistem yang tepat. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *