Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Operasi Ketupat 2026, Ditlantas Polda Sulteng Awasi Titik Rawan Laka di Palu

8
×

Operasi Ketupat 2026, Ditlantas Polda Sulteng Awasi Titik Rawan Laka di Palu

Sebarkan artikel ini

Palu – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tengah meningkatkan pengawasan di sejumlah titik rawan kecelakaan dan kemacetan di Kota Palu dalam rangka Operasi Ketupat Tinombala 2026, Minggu 15/3/26.

Pengawasan tersebut dilakukan oleh personel yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kamseltibcarlantas dengan melibatkan beberapa subsatgas, di antaranya patroli dan pengaturan, Subsatgas Rekayasa Lalu Lintas, serta Subsatgas Traffic Accident Analysis (TAA).

Pada sore hari sekitar pukul 15.30 WITA, Subsatgas TAA melakukan patroli di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Soekarno Hatta, Jalan R.E. Martadinata, Jalan Gusti Ngurah Rai, dan Jalan M. Yamin. Dalam patroli tersebut, petugas memberikan teguran lisan maupun tertulis kepada pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata yang berpotensi memicu kecelakaan.

Selain itu, Subsatgas Rekayasa Lalu Lintas juga melakukan langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan arus kendaraan. Sejak pukul 14.00 WITA, petugas melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik krusial serta memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada juru parkir dan pengendara roda dua maupun roda empat agar tetap tertib, termasuk tidak menggunakan bahu jalan secara sembarangan yang dapat menyebabkan kemacetan.

Sebelumnya, sejak pukul 08.30 WITA, Subsatgas Patroli dan Pengaturan telah bersiaga di sejumlah lokasi strategis seperti kawasan Bandara Sis Al Jufri, Jalan Abdurahman Saleh, dan Jalan Basuki Rahmat. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada akhir pekan.

Pengamanan kemudian dilanjutkan pada malam hari mulai pukul 19.30 WITA. Subsatgas Patroli kembali melakukan penyisiran di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jalan R.A. Kartini, dan sekitarnya guna memastikan situasi lalu lintas tetap aman dan tertib saat aktivitas masyarakat meningkat.

Kasatgas Kamseltibcarlantas, AKBP Hasanuddin, SH, mengatakan patroli dan pengawasan tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas selama operasi berlangsung.

“Kami terus mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, serta tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Keselamatan adalah prioritas utama, dan kehadiran kami di lapangan bertujuan meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya di lapangan.

Ia menambahkan, Operasi Ketupat Tinombala 2026 mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif melalui patroli, pengaturan lalu lintas, serta sosialisasi kepada masyarakat guna menciptakan kenyamanan dan keselamatan bersama selama operasi berlangsung. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *