Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Fokus Kebutuhan Daerah, Berani Cerdas Sulteng Buka Akses S2 dan S3

12
×

Fokus Kebutuhan Daerah, Berani Cerdas Sulteng Buka Akses S2 dan S3

Sebarkan artikel ini

PALU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat Program Berani Cerdas sebagai terobosan di bidang pendidikan yang dinilai menjadi yang pertama di Indonesia. Program gagasan Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si ini tak hanya memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa jenjang Sarjana, tetapi kini diperluas ke jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3) yang mulai disiapkan pada tahun 2026.

Perluasan Beasiswa Berani Cerdas ke jenjang S2 dan S3 difokuskan pada bidang keilmuan strategis yang dibutuhkan daerah, antara lain kedokteran spesialis, pertambangan, tenaga ahli strategis, keperawatan, notariat, serta profesi insinyur. Melalui program ini, Pemprov Sulawesi Tengah menanggung biaya pendidikan secara penuh, dengan ketentuan penerima beasiswa wajib kembali mengabdi di daerah sesuai bidang keahliannya setelah menyelesaikan studi.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pelaksanaan Beasiswa Berani Cerdas untuk jenjang S2 dan S3 akan dilakukan secara selektif dan terbatas.

“Jurusan ilmu itu adalah yang menjadi kebutuhan daerah kita. S2 dan S3 juga akan kita lakukan, tetapi sangat selektif karena kuotanya terbatas. Tidak seperti S1. Ini harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah kita,” tegas Anwar.

Penguatan Program Berani Cerdas juga disampaikan Gubernur Anwar Hafid saat penandatanganan nota kesepakatan bersama seluruh perguruan tinggi di Sulawesi Tengah di Kantor Gubernur, Kamis 8/1/26. Ia menilai, belum ada pemerintah provinsi lain yang mengambil langkah seberani Sulawesi Tengah dalam menjamin akses pendidikan tinggi bagi generasi muda.

“Saya kira di Indonesia ini belum ada provinsi yang bisa memberi program sebanyak ini,” ujar Anwar.

Menurutnya, Program Berani Cerdas bukan sekadar realisasi janji kampanye, melainkan kebijakan strategis untuk mendorong pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Sulawesi Tengah.

“Bukan hanya janji kampanye semata, tetapi sebuah upaya kita memajukan provinsi ini melalui sektor SDM,” tuturnya.

Gubernur Anwar Hafid juga menegaskan bahwa kemajuan Sulawesi Tengah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam, tetapi oleh kualitas manusianya.

“Kita semua yakin, masa depan daerah ini bukan ditentukan oleh SDA, tetapi setinggi apa SDM yang dimiliki daerah ini,” tegas Anwar.

Sepanjang tahun 2025, di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Program Beasiswa Berani Cerdas telah menjangkau 23.569 penerima dengan total anggaran lebih dari Rp84 miliar. Capaian tersebut menjadi fondasi kuat bagi pengembangan beasiswa ke jenjang S2 dan S3 sebagai langkah strategis mencetak SDM unggul dan berdaya saing menuju Generasi Emas 2045. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *