Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Bukan Sekadar Band, OMNIFOR Jadikan Musik Ruang untuk Terus Bergerak

15
×

Bukan Sekadar Band, OMNIFOR Jadikan Musik Ruang untuk Terus Bergerak

Sebarkan artikel ini
oplus_2

Palu – Usia dan kesibukan bukan alasan bagi lima pria dewasa ini untuk berhenti bermusik. Mereka justru memilih kembali berkumpul, berlatih, dan berkarya melalui sebuah grup musik bernama OMNIFOR.

Pertanyaan sederhana menjadi awal terbentuknya OMNIFOR: “Apakah di usia seperti ini, masih pantas untuk membentuk band?”

Bagi mereka, bermusik bukan upaya untuk kembali menjadi anak muda. Lebih dari itu, musik menjadi cara untuk tetap bergerak, berekspresi, dan menyalurkan energi secara positif di tengah kesibukan pekerjaan serta kehidupan keluarga.

Nama OMNIFOR memiliki makna yang menggambarkan semangat tersebut. “Omni” berasal dari bahasa Latin yang berarti “segala” atau “semua”, sedangkan “for” berarti “untuk”. Nama itu kemudian dimaknai sebagai semangat menghadirkan musik yang tidak dibatasi usia, genre, maupun latar belakang.

Musik sebagai Ruang untuk Terus Bergerak

OMNIFOR membawa gagasan filosofis tentang gerak substansi. Menurut pemikiran yang menjadi salah satu dasar mereka, manusia akan terus bergerak dan mengalami perubahan selama masih hidup.

Persoalannya bukan sekadar bagaimana manusia bergerak, melainkan ke mana energi tersebut diarahkan.

Bagi para personel OMNIFOR, musik menjadi salah satu ruang untuk menyalurkan energi, kejenuhan, kegelisahan, sekaligus kecintaan yang selama ini telah menemani perjalanan hidup mereka.

Di tengah tuntutan pekerjaan dan keluarga, mereka tetap menyediakan waktu untuk latihan dan berkarya. Bermusik bukan dimaksudkan sebagai pelarian dari kehidupan, melainkan sebagai ruang agar kehidupan tetap memiliki kesempatan untuk berkembang.

Tetap Mengutamakan Keluarga dan Tanggung Jawab

OMNIFOR tidak ingin menjadikan aktivitas bermusik sebagai alasan untuk mengabaikan tanggung jawab.

Para personelnya menyadari bahwa mereka berada pada fase kehidupan dengan berbagai kewajiban, terutama terhadap keluarga. Karena itu, musik justru diarahkan menjadi lingkungan yang sehat untuk berkumpul, berkreasi, dan menyalurkan energi secara konstruktif.

Mereka ingin tetap menjadi pria dewasa yang bertanggung jawab, menjalankan pekerjaan dan kehidupan keluarga, sekaligus memiliki ruang untuk melakukan sesuatu yang dicintai.

Musik dipilih sebagai salah satu cara menjaga energi tersebut tetap bergerak ke arah yang positif.

Tak Mengejar Popularitas

Sejak awal, OMNIFOR tidak dibentuk dengan ambisi menjadi band terbesar ataupun mengejar popularitas.

Mereka menyadari bahwa perjalanan sebuah karya musik memiliki banyak kemungkinan. Jika karya mereka diterima masyarakat, didengarkan dan disukai hingga mendapat tempat di hati pendengar, hal itu tentu menjadi sesuatu yang patut disyukuri.

Namun, tujuan awal mereka tetap sederhana: berkarya karena mencintai musik.

Justru karena kecintaan tersebut, mereka tidak ingin mengerjakan musik secara setengah-setengah. Bagi OMNIFOR, status sebagai hobi bukan alasan untuk menghasilkan karya dengan sembarangan.

Ketika sesuatu dilakukan dengan cinta, prosesnya tetap harus dijalani secara serius dan total.

Perkenalkan Karya Musik Pertama

Kini, OMNIFOR mulai memperkenalkan karya musik pertamanya sebagai langkah awal perjalanan mereka.

Karya tersebut bukan hanya menjadi penanda lahirnya sebuah band, tetapi juga merepresentasikan keputusan lima pria dewasa untuk kembali memberikan ruang bagi kecintaan mereka terhadap musik.

Mereka belum mengetahui sejauh mana perjalanan tersebut akan membawa OMNIFOR.

Namun satu hal yang mereka yakini: selama masih ada gerak, mereka tidak ingin hidup bergerak tanpa arah.

OMNIFOR akan terus berkarya, belajar, bereksperimen, dan menikmati perjalanan musik yang mereka pilih.

Jika karya mereka disukai masyarakat, mereka bersyukur. Jika kemudian berkembang lebih jauh, mereka siap menjalaninya.

Pada akhirnya, OMNIFOR tidak dibentuk semata-mata untuk menjadi terkenal. Mereka hadir karena kecintaan terhadap musik dan memilih menjalani setiap proses berkarya dengan serius dan total. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *