Palu — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan zikir bersama sebagai momentum untuk bersyukur sekaligus melakukan refleksi perjalanan hidup.
Kegiatan tersebut digelar di Rumah Jabatan Gubernur Siranindi, Kamis malam 13/8/26, dengan rangkaian pembacaan maulid, salawat, zikir, dan tausiah. Acara berlangsung khidmat serta menjadi ruang mempererat silaturahmi.
Anwar Hafid mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah yang dilakukan mendapat keberkahan dan diterima Allah SWT.
“Alhamdulillah, malam ini kita melaksanakan rangkaian acara, mulai dari pembacaan maulid, salawat kepada Rasulullah, kemudian kita mendengarkan ceramah. Mudah mudahan seluruh rangkaian ibadah kita malam ini dinilai sebagai amal ibadah oleh Allah SWT,” ujarnya.
Memasuki usia 57 tahun, Anwar mengatakan perjalanan hidup mengajarkannya tentang pentingnya keikhlasan dan ketulusan. Ia mengenang berbagai fase kehidupan, mulai dari masa kecil yang penuh keterbatasan hingga perjalanan membangun keluarga dan menjalankan berbagai amanah.
“Semakin hari kita semakin melihat diri kita bahwa memang hidup ini semua harus kembali kepada Allah SWT. Kerja yang terbaik adalah kerja yang dilandasi oleh keikhlasan dan ketulusan hati,” katanya.
Menurut Anwar, manusia memiliki keterbatasan, tetapi pertolongan Allah SWT tidak memiliki batas. Karena itu, ia mengajak masyarakat menghadapi setiap tantangan dengan tetap berikhtiar, bekerja tulus, dan berserah diri kepada Allah SWT.
“Seberat apa pun yang kita hadapi, tidak usah terlalu takut. Kebutuhan manusia boleh ada batasnya, tetapi hubungan dengan Allah tidak pernah ada batasnya. Yang penting kita bekerja dengan ikhlas, maka insyaallah pertolongan Allah akan datang,” ungkapnya.
Anwar juga menegaskan Rumah Jabatan Gubernur Siranindi merupakan rumah masyarakat. Ia berharap kegiatan keagamaan dan silaturahmi dapat terus digelar sebagai bagian dari kehidupan bersama.
Kegiatan ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Rudi Dewanto, SE., MM, Ketua TP-PKK Sulteng Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, sejumlah kepala OPD, ulama, tokoh masyarakat, pimpinan majelis, serta pemangku kepentingan lainnya. (*)
















