Palu – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H. memimpin upacara kenaikan pangkat 961 personel Polri dan PNS Polri di Lapangan Apel Mapolda Sulteng, Jalan Soekarno Hatta, Palu, Kamis 2/7/26.
Upacara tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah Ny. Lina Nasri, Irwasda Kombes Pol. Purwanto Puji Sutan, pejabat utama Polda Sulteng, pengurus Bhayangkari, serta personel Polri dan PNS Polri.
Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bagian dari pembinaan sumber daya manusia sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan prestasi personel.
“Upacara laporan kenaikan pangkat ini merupakan salah satu wujud upaya Polri dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, sekaligus bentuk penghargaan negara kepada personel yang telah menunjukkan prestasi, loyalitas, dan pengabdian dalam melaksanakan tugas,” ujar Kapolda.
Sebanyak 961 personel memperoleh persetujuan kenaikan pangkat, terdiri atas 950 personel Polri, yakni 946 kenaikan pangkat reguler dan empat kenaikan pangkat pengabdian, serta 11 PNS Polri. Dari jumlah itu, 958 personel mengikuti upacara kenaikan pangkat.
Kapolda menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya perubahan tanda kepangkatan, melainkan amanah yang membawa tanggung jawab lebih besar.
“Kenaikan pangkat harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. Dengan pangkat yang lebih tinggi, maka beban tugas dan tanggung jawab yang diemban juga semakin besar,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengatakan kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi kepada personel yang menunjukkan dedikasi, disiplin, dan kinerja yang baik.
“Kenaikan pangkat bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian dan tanggung jawab dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan pangkat yang lebih tinggi, diharapkan setiap personel mampu menunjukkan kinerja yang semakin profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Djoko.
Ia juga mengajak seluruh personel Polda Sulteng menjaga soliditas, disiplin, dan etika profesi guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. (AD)
















