Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Anwar Hafid: Kemajuan Daerah Perlu Landasan Spiritual dan Toleransi

17
×

Anwar Hafid: Kemajuan Daerah Perlu Landasan Spiritual dan Toleransi

Sebarkan artikel ini

Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan fisik. Menurutnya, kemajuan daerah perlu dibangun di atas nilai spiritual serta toleransi masyarakat.

Hal itu disampaikan gubernur saat menghadiri kegiatan Ngobrol Pintar (NGOPI) bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah di Circle Coffee Palu, Jumat 15/5/26.

Acara turut dihadiri Ketua FKUB Sulteng Zainal Abidin, tokoh agama, pemangku adat, dan perwakilan lintas agama.

Dalam kesempatan itu, Anwar menceritakan pengalamannya saat memimpin Morowali. Ia mengaku sempat mengevaluasi pola pembangunan yang terlalu berfokus pada aspek fisik.

“Waktu itu saya mulai berpikir mungkin ada yang salah dari cara kita membangun. Saya kemudian belajar lagi dan melihat bahwa pembangunan tidak cukup hanya fisik. Harus ada landasan spiritual yang hadir di tengah masyarakat,” ujar gubernur.

Pemikiran tersebut melahirkan program Morowali Berjamaah dan Morowali Mengaji pada 2014 dengan melibatkan tokoh lintas agama. Menurutnya, penguatan nilai spiritual turut menciptakan suasana damai dan stabilitas sosial.

Anwar hafid juga menekankan toleransi sebagai warisan penting para pendiri bangsa. Ia menilai Indonesia hanya dapat terus maju jika nilai saling menghargai tetap dijaga.

“Tokoh-tokoh dahulu mungkin tidak secanggih kita sekarang, tapi toleransinya luar biasa. Mereka berpikir jauh ke depan bahwa Indonesia hanya akan maju kalau toleransi dijaga,” katanya.

Di akhir kegiatan, Anwar hafid mengapresiasi FKUB Sulawesi Tengah yang dinilai berhasil menjaga kerukunan dan mulai menjadi rujukan daerah lain. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *