Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Dialog Budaya di Palu, Pemprov Sulteng Siap Bangun Kembali Taman Budaya

82
×

Dialog Budaya di Palu, Pemprov Sulteng Siap Bangun Kembali Taman Budaya

Sebarkan artikel ini

Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar dialog bersama Menteri Kebudayaan RI guna membahas pelestarian cagar budaya serta rencana pembangunan kembali Taman Budaya Sulawesi Tengah yang rusak akibat tsunami. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pameran Dinas Kebudayaan Sulteng, Selasa 30/12.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menyampaikan bahwa pemerintah provinsi bersama Gubernur telah melakukan pembahasan intensif dengan Menteri Kebudayaan terkait revitalisasi Taman Budaya yang sebelumnya menjadi pusat kegiatan seni masyarakat.

“Taman Budaya ini dulu merupakan ruang ekspresi dan kreativitas para seniman. Setelah terdampak tsunami, kami berkomitmen untuk membangunnya kembali. Dari Pak Menteri, kami mendapat berbagai masukan dan solusi, termasuk peluang pembiayaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR,” ujar Wagub dr. Reny.

Ia menegaskan revitalisasi Taman Budaya menjadi perhatian serius Pemprov Sulteng dan akan segera ditindaklanjuti bersama Gubernur, sejalan dengan dukungan Kementerian Kebudayaan. Wagub juga meminta seniman dan tokoh masyarakat tidak meragukan komitmen pemerintah daerah.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menekankan pentingnya kesiapan desain dan Detail Engineering Design (DED) sebagai syarat utama percepatan pembangunan.

“Desain harus jelas dan DED harus siap. Kalau itu sudah ada, akan lebih mudah bagi kami untuk mencarikan solusi pembiayaannya. Revitalisasi taman budaya juga harus visioner, mulai dari tata pamer, pemanfaatan teknologi digital, hingga fungsi jangka panjang,” ungkapnya.

Menurut Fadli Zon, selain APBN dan APBD, keterlibatan sektor swasta melalui CSR sangat terbuka untuk mempercepat realisasi pembangunan.

Dialog ini dihadiri pejabat Kementerian Kebudayaan, pemerintah daerah, serta seniman dan pegiat seni. Pemprov Sulteng berharap pertemuan ini menjadi langkah konkret menghidupkan kembali Taman Budaya sebagai pusat kesenian dan penguatan identitas budaya daerah. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *